Page 64 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 NOVEMBER 2021
P. 64
Judul Penempatan PMI ke Taiwan Kembali Diizinkan
Nama Media Investor Daily
Newstrend Penempatan PMI Taiwan
Halaman/URL Pg7
Jurnalis Ark
Tanggal 2021-11-11 05:08:00
Ukuran 75x218mmk
Warna Hitam/Putih
AD Value Rp 24.750.000
News Value Rp 74.250.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Pemerintah Taiwan membuka kembali penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) setelah
mengalami penangguhan sejak 4 Desember 2020, menyusul merebaknya pandemi Covid-19.
Otoritas Taiwan akan melakukan pembukaan penempatan calon PMI ke Taiwan pada 11
November 2021. Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, pihak Badan
Pengembangan Tenaga Kerja Kemenaker Taiwan menilai persiapan Indonesia untuk upaya
pencegahan pandemi Covid-19 telah selesai. Mereka juga akan mengawasi pelaksanaan
pekerjaan pencegahan oleh Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI).
PENEMPATAN PMI KE TAIWAN KEMBALI DIIZINKAN
Pemerintah Taiwan membuka kembali penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) setelah
mengalami penangguhan sejak 4 Desember 2020, menyusul merebaknya pandemi Covid-19.
Otoritas Taiwan akan melakukan pembukaan penempatan calon PMI ke Taiwan pada 11
November 2021.
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, pihak Badan Pengembangan Tenaga Kerja
Kemenaker Taiwan menilai persiapan Indonesia untuk upaya pencegahan pandemi Covid-19
telah selesai. Mereka juga akan mengawasi pelaksanaan pekerjaan pencegahan oleh Perusahaan
Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI).
Ida Fauziyah mengatakaan, Otoritas Taiwan telah menyusun rencana program khusus
penempatan pekerja migran dan telah diajukan kepada National Health Command Center
(NHCC). Implementasi rencana program tersebut memerlukan kolaborasi dan kerja sama intens
kedua pihak, antara Indonesia dan Taiwan.
"Indonesia menjadi partner pertama yang diajak mendiskusikan hal-hal yang perlu dipersiapkan
dalam rencana penempatan kembali pekerja migran ke Taiwan," ucap Ida dalam siaran pers
yang diterima, Rabu (10/11).
Apabila pemerintah Indonesia telah menyelesaikan persiapan pencegahan pandemi, maka pihak
Taiwan untuk tahap pertama akan menerima penempatan 1.700 orang PMI, masing-masing 850
63

