Page 109 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 FEBRUARI 2020
P. 109
Title AIRLANGGA KLAIM RUU CILAKA BISA DONGKRAK PENDAPATAN PER KAPITA
Media Name tirto.id
Pub. Date 20 Februari 2020
Page/URL https://tirto.id/airlangga-klaim-ruu-cilaka-bisa-dongkrak-pendapatan-p er-kapita-eAes
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Airlangga mengklaim kenaikan pendapatan per kapita bisa naik dua kali lipat karena
RUU Cipta Kerja.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengklaim Rancangan
Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja yang dulu diberi nama Cipta Lapangan Kerja
(Cilaka) bakal menaikan pendapatan per kapita. Ia mengatakan kenaikannya bisa
hampir 2 kali lipat dari posisi saat ini yang berada di kisaran Rp4,6 juta per kapita
per bulan.
"Diharapkan dengan diketok UU cipta kerja memperbaiki regulasi perizinan,
kemudian mendapatkan investasi yang berkualitas, menciptakan lapangan kerja
lebih dari 3 juta dan pemberdayaan UMKM, sehingga perkapita per bulannya bisa
Rp7 juta per bulan," ucap Airlangga di Ritz Carlton, Kamis (20/3/2020).
RUU Cilaka ini merupakan upaya pemerintah merevisi sekitar 70 UU melalui satu kali
pembahasan dan ketukan palu di senayan. RUU ini bakal merevisi berbagai
ketentuan mulai dari ketenagakerjaan, perizinan sampai kewenangan pusat dan
daerah demi menggenjot investasi. RUU ini terdiri dari 174 pasal dan 15 bab dan
terbagi menjadi 11 kelompok atau cluster.
Airlangga bilang perizinan investasi akan dibuat sangat sederhana. Bahkan ia
memastikan UMKM juga akan ikut diuntungkan.
Menurut Airlangga, keberadaan RUU ini juga menjadi solusi agar Indonesia bisa
selamat dari jebakan negara berpendapatan kelas menengah. Sebab agar Indonesia
bisa menjadi negara maju diperlukan capaian pendapatan per kapita di angka Rp27
juta. Jumlah itu hampir 6 kali lipat dari posisi saat ini.
"Jadi bisa menuju Indonesia maju di 2045 itu PDB per kapitanya Rp27 juta," ucap
Airlangga..
Baca juga artikel terkait RUU CILAKA atau tulisan menarik lainnya Vincent Fabian
Thomas
(tirto.id - Ekonomi ) Reporter: Vincent Fabian Thomas Penulis: Vincent Fabian
Thomas Editor: Gilang Ramadhan
Page 108 of 174.

