Page 131 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 FEBRUARI 2020
P. 131
Title MENAKER AJAK SERIKAT PEKERJA BAHAS RUU OMNIBUSLAW CIPTA KERJA
Media Name rri.co.id
Pub. Date 20 Februari 2020
http://rri.co.id/post/berita/790004/nasional/menaker_ajak_serikat_peke
Page/URL
rja_bahas_ruu_omnibuslaw_cipta_kerja.html
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta : Menteri Ketenaga Kerjaan (MENAKER) Ida Fauziah melakukan Rapat
Koordinasi dengan Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Se-Indonesia tentang
RUU Cipta Kerja Substansi Ketenagakerjaan, di hotel Royal Kuningan, Jakarta
Selatan. Ida mengatakan bahwa rapat koordinasi ini ditijukan untuk forum
konsolidasi antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah mengenai
persoalan Ketenagakerjaan.
"Terutama dengan adanya upaya Pemerintah membuat RUU Cipta Kerja melalui
metode omnibus law. Persoalan ketenagakerjaan bukan hanya terkait dengan
pemenuhan kerja layak bagi pekerja/buruh yang bekerja saja baik di sektor formal
maupun informal, tetapi juga menyangkut bagaimana memecahkan persoalan
tenaga kerja yang belum bekerja dan pekerja/buruh yang mengalami pemutusan
hubungan kerja," jelas Ida di Hotel Royal Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa
(20/2/2020).
Ida juga menambahkan, Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja merupakan sebuah
draf yang dapat berubah jika pasal-pasal yang ada didalamnya tidak aspiratif.
Karena rancangan undang-undang (RUU) omnibus law menurutnya merupakan hal
baru berupa draf yang diusulkan kepada DPR.
"Ini rancangan Undang-Undang Omnibus Law cipta kerja, draft yang diusulkan
Pemerintah kepada DPR , ini draft loh, kalau ada pasal-pasal yang mungkin tidak
seaspiratif teman-teman ruang itu sangat terbuka, kami sudah ketemu dengan
pimpinan DPR sepakat membuka ruang publik yang seluas-luasnya," jelas Ida.
Kemenaker juga telah membuat tim, lewat Surat Keputusan (SK) Menko
perekonomian yang terdiri dari unsur pemerintah, pengusaha, serikat kerja, maupun
serikat buruh yang ingin menyampaikan aspirasi atau memberikan masukan kepada
pemerintah terkait RUU omnibus law.
Tim tersebut telah melakukan pertemuan sebanyak tiga kali untuk mendikusikan
RUU yang belakangan menjadi polemik di masyarakat. Tim tersebut bertugas untuk
memberikan masukan terhadap substansi RUU, melakukan sosialisasi dan
komunikasi publik, serta memberikan masukan terhadap peraturan pelaksana dan
RUU. Adapun target dari Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) undang-undang
omnibus law cipta lapangan kerja dikabarkan akan sejalan dengan dibuatnya RUU
tersebut.
Page 130 of 174.

