Page 133 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 FEBRUARI 2020
P. 133

Title          PRINSIP LUHUT: PEMERINTAH HARUS BUAT RAKYATNYA SEJAHTERA
               Media Name     kompas.com
               Pub. Date      20 Februari 2020
                              https://money.kompas.com/read/2020/02/20/183300026/prinsip-luhut--peme rintah-
               Page/URL
                              harus-buat-rakyatnya-sejahtera
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive






               JAKARTA, - Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan,
               aturan yang dibuat pemerintah tidak akan menyudutkan para buruh atau pekerja.

               Hal ini menyinggung terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta
               Lapangan Kerja yang menjadi penolakan oleh para buruh atau pekerja.

               "Prinsip pemerintah harus membuat rakyatnya sejahtera. Kalau ada orang bicara
               Undang-Undang Ketenagakerjaan itu hanya buat pegawai, sama sekali tidak benar,"
               katanya di Jakarta, Kamis (20/2/2020).

               "Tidak akan ada keinginan pemerintah untuk membuat rakyatnya sengsara, baik itu
               pegawainya ataukah pekerjanya, atau apa saja," tegasnya.

               Sebab, Presiden Joko Widodo (Jokowi), lanjut Luhut, selalu mengingatkan kepada
               para menteri Kabinet Kerjanya, ketika membuat aturan harus dilandasi kepentingan
               rakyat.

               "Karena Presiden selalu mengingatkan kami, bahwa kita harus membuat undang-
               undang yang membuat rakyat sejahtera. Itu kata kuncinya," ucapnya.

               Dia juga menyebut, draf RUU Omnibus Law yang beredar bukanlah original.
               Pasalnya, draf omnibus law yang asli telah diserahkan pemerintah ke DPR pada 12
               Februari 2020 lalu.

               "Jadi saya mohon, di luar banyak draf-draf non original yang diserahkan ke
               parlemen, mungkin draf yang pertama dan yang kedua," katanya.

               Oleh karena itu, disusunlah keseimbangan atau ekuiliberium melalui omnibus law
               dengan tujuan meningkatkan investasi. Dia juga menepis, bila omnibus law terdapat
               banyak pasal titipan dari institusi.

               "Jadi tidak ada satu pihak yang di tengahkan, itu akan membuat perekonomian kita
               tidak baik," katanya.












                                                      Page 132 of 174.
   128   129   130   131   132   133   134   135   136   137   138