Page 167 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 FEBRUARI 2020
P. 167
para desainer senior, dengan menampilkan karyanya di berbagai ajang lokal hingga
internasional. "Para alumni pelatihan BLK telah mengikuti ajang Asian Skill
Competition, Fashion Paradise oleh Kreasi Lintas Cipta, Fashion Showcase La Mode
A Paris, dan fashion show-fashion show lainnya," kata Ida.
Tak hanya melatih para peminat industri fashion, BLK yang dirintis Kemnaker,
bersama Indonesian Fashion Chamber (IFC) juga meluncurkan program
pengembangan usaha rintisan (startup) untuk menumbuhkan usaha kecil dan
menengah dengan memilih produk yang ramah lingkungan, yaitu batik eco-print
dan tas belanja dari kain perca.
"Berbagai produk tersebut juga tersedia pada stand kami. Selain produk-produk
fashion hasil karya para lulusan BBPLK Semarang, BLK Padang, BLK Kendari dan
BLK Surakarta. Jadi, bagi masyarakat yang menghadiri Muffest, kami ajak
berkunjung ke stand kami. Melihat karya anak-anak binaan BLK, juga bisa berdiskusi
untuk bersama mengembangkan BLK dan Industri Fashion Indonesia," kata Ida.
Sementara, Dirjen Binalattas Kemnaker, Bambang Satrio Lelono mengungkapkan,
keberhasilan sejumlah BLK, khususnya BBPLK Semarang dalam melahirkan para
desainer berprestasi, juga karena dukungan SDM yang memadai dan hasil
kerjasama dengan IFC.
"Kami telah bekerja sama dengan IFC untuk memoles para instruktur kami agar
merubah mindset mereka dari semula sebagai instruktur menjahit menjadi
instruktur desainer fashion yang lebih kreatif dan berwawasan internasional," kata
Satrio.
Kepala BBPLK Semarang Edi Susanto menambahkan Muffest merupakan agenda
tahunan yang sangat menunjang kreativitas lulusan BBPLK Semarang yang fokus
pada kejuruan Fashion Technologi.
"Kami berharap dengan terselenggaranya Muffest 2020 ini mampu menjembatani
lulusan (BLK) dan peserta pelatihan bidang fashion technology agar dapat terserap
dalam pasar kerja dengan keterlibatan para pelaku usaha bidang fashion," kata Edi.
(*).
Page 166 of 174.

