Page 134 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 134

Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan tuntutan utama pihaknya untuk menolak penerapan upah
              minimum oleh Kementerian Ketenagakerjaan pada 2022 sebesar 1,09 persen.
              "Mogok  nasional  direncanakan  pada  awal  Desember  2021.  Tanggalnya  kemungkinan  tentatif
              yaitu  6  atau  8  Desember,  namun  belum  ada  keputusan  resmi  dari  semua  gabungan  serikat
              buruh," tutur Said Iqbal dalam konferensi pers virtual KSPI pada Selasa (16/11/2021).

              Ia mengatakan pemogokan akan diikuti sekitar 2 juta buruh di lebih dari 30 provinsi, dimana
              menurutnya hal tersebut sudah sesuai dengan konstitusi Indonesia.

              Selain  itu,  Said  Iqbal  mengungkapkan  buruh  juga  akan  melakukan  aksi  unjuk  rasa  besok  di
              daerah masing-masing dimana dipusarkan di kantor Gurbenur, hingga DPRD.

              Kemudian KSPI bakal mengajak 60 federasi serikat pekerja tingkat nasional dan 6 konfederasi
              dan  aliansi  konfederasi  untuk  melakukan  aksi  secara  nasional  yang  berpusat  Istana  Negara,
              Kementerian Tenaga Kerja, dan Gedung DPR RI.

              "Jadi  mereka  akan  menghentikan  proses  produksi  di  daerahnya  masing-masing  secara
              bergelombang. Salah satunya di Cianjur, Sukabumi, Bogor, Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah,
              hingga puncaknya pada Desember 2021," katanya.

              Seperti diketahui, Said Iqbal menyampaikan alasan pihaknya meminta kenaikan upah minimum
              tahun 2022 sebesar 7-10 persen.

              "Berdasarkan hasil survei yang dilakukan KSPI di 10 provinsi, di mana di tiap provinsi dilakukan
              survei di 5 pasar tradisional dengan menggunakan parameter 60 item Kebutuhan Hidup Layak
              (KHL) sesuai UU No 13 Tahun 2003, didapatlah rata-rata kenaikan UMK/UMP adalah 7%-10%,"
              tutur Said Iqbal.










































                                                           133
   129   130   131   132   133   134   135   136   137   138   139