Page 139 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 139
Judul UMP 2022 Naik 1,09 Persen, Bagi Gubernur Melanggar Bisa
Diberhentikan Permanen!
Nama Media akurat.co
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://akurat.co/ump-2022-naik-109-persen-bagi-gubernur-
melanggar-bisa-diberhentikan-permanen
Jurnalis Ekonomi
Tanggal 2021-11-16 21:30:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Disampaikan bahwa Mendagri sudah
menyampaikan surat pada Gubernur terkait formulasi upah minimum
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Ini sudah mengacu pada ketentuan UU no. 23
tahun 2014 oleh Mendagri
positive - Indah Anggoro Putri (Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker) Rata-rata penyesuaian upah
minimum 1,09%. Saya tidak bilang bahwa ini upah minimum provinsi 2022, ini rata-rata
penyesuaian provinsi
positive - Indah Anggoro Putri (Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker) Upah minimum ditetapkan
oleh Kemenaker, itu jawabannya salah. Yang menetapkan adalah Gubernur yang menetapkan
Upah Minimum Provinsi
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah memastikan bahwa kenaikan upah minimum
pada 2022 sebesar 1,09 persen. Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36
Tahun 2021 tentang Pengupahan yang menjadi turunan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020
tentang Cipta Kerja. Untuk itu, Ida Fauziyah mengatakan ada sanksi bagi Gubernur yang tak
menerapkan ketentuan tersebut.
UMP 2022 NAIK 1,09 PERSEN, BAGI GUBERNUR MELANGGAR BISA
DIBERHENTIKAN PERMANEN!
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah memastikan bahwa kenaikan upah minimum
pada 2022 sebesar 1,09 persen. Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36
138

