Page 141 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 141
Judul Upah Minimum 2022 Rata-rata Naik 1,09 Persen, Kemenaker: Masih
Tunggu Penetapan Gubernur
Nama Media kompas.tv
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://www.kompas.tv/article/232660/upah-minimum-2022-rata-rata-
naik-1-09-persen-kemenaker-masih-tunggu-penetapan-gubernur
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-11-16 21:30:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengungkapkan rata-rata kenaikan upah
minimum 2022 yaitu sebesar 1,09 persen. Hal tersebut disampaikan Ida dalam konferensi pers
tentang upah minimun 2022 secara daring, Selasa (16/11/2021).
UPAH MINIMUM 2022 RATA-RATA NAIK 1,09 PERSEN, KEMENAKER: MASIH
TUNGGU PENETAPAN GUBERNUR
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengungkapkan rata-rata kenaikan upah
minimum 2022 yaitu sebesar 1,09 persen. Hal tersebut disampaikan Ida dalam konferensi pers
tentang upah minimun 2022 secara daring, Selasa (16/11/2021).
"Simulasi ini dari data BPS (Badan Pusat Statistik), rata-rata kenaikan upah minimum itu 1,09
persen, ini rata-rata nasional," kata Ida.
Hal tersebut, lanjut Ida, berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja
dan aturan turunannya Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.
Meski demikian, dia menekankan bahwa untuk penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan
Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) masih menunggu penetapan dari gubernur masing-
masing provinsi.
"Seluruh kepala daerah dapat menetapkan UMP/UMK sesuai dengan ketentuan," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Ida juga mengingatkan kepada seluruh gubernur bahwa UMP paling
lambat ditetapkan pada 20 November 2021.
"Gubernur harus menetapkan UMP paling lambat tanggal 21 November 2021 dan karena 21
November merupakan hari libur nasional maka penetapannya dilakukan paling lambat satu hari
sebelumnya yaitu tanggal 20 November," ungkapnya.
140

