Page 145 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 145

Judul               Ini yang Dikhawatirkan Menaker Jika Tetapkan Upah Minimum Terlalu
                                    Tinggi
                Nama Media          medcom.id
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://www.medcom.id/ekonomi/bisnis/nN94x83K-ini-yang-
                                    dikhawatirkan-menaker-jika-tetapkan-upah-minimum-terlalu-tinggi
                Jurnalis            Nia
                Tanggal             2021-11-16 21:28:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Kementerian Ketenagakerjaan
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif



              Narasumber

              positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Selain itu, apabila ditetapkan lebih tinggi dari
              ketentuan, akan berpotensi terhambatnya perluasan kesempatan kerja. Kemungkinan terjadinya
              subtitusi tenaga kerja ke mesin juga akan lebih tinggi. Tentunya kita tidak berharap adanya PHK,
              karena ini memicu hal tersebut

              neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Juga akan mempersempit kesempatan dialog
              terkait kesepakatan upah dan penerapan struktur skala upah



              Ringkasan

              Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengungkapkan kekhawatiran apabila upah
              minimum ditetapkan terlalu tinggi. Pertama, kata dia, akan berpotensi menurunkan kepercayaan
              investor pada sistem hukum Indonesia.



              INI YANG DIKHAWATIRKAN MENAKER JIKA TETAPKAN UPAH MINIMUM TERLALU
              TINGGI

              Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauzi  yah mengungkapkan kekhawatiran apabila upah
              minimum ditetapkan terlalu tinggi. Pertama, kata dia, akan berpotensi menurunkan kepercayaan
              investor pada sistem hukum Indonesia.

              "Selain  itu,  apabila  ditetapkan  lebih  tinggi  dari  ketentuan,  akan  berpotensi  terhambatnya
              perluasan kesempatan kerja. Kemungkinan terjadinya subtitusi tenaga kerja ke mesin juga akan
              lebih tinggi. Tentunya kita tidak berharap adanya PHK, karena ini memicu hal tersebut," ujarnya
              pada konferensi pers virtual, Selasa, 16 November 2021.





                                                           144
   140   141   142   143   144   145   146   147   148   149   150