Page 443 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 443
Judul Dua Usulan UMK Kota Semarang Diserahkan Gubernur Jateng
Nama Media rri.co.id
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://rri.co.id/semarang/jateng-diy/daerah/1261092/dua-usulan-
umk-kota-semarang-diserahkan-gubernur-jateng
Jurnalis Rahma Purwanto
Tanggal 2021-11-16 17:30:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 10.000.000
News Value Rp 30.000.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Sutrisno (Kepala Disnaker Kota Semarang) Perhitungan dari pemerintah itu
berdasarkan PP 36/2021. PP itu sudah menjelaskan rumusannya. Sudah ada, kami tinggal
memasukan saja. Ada kenaikan 0,89 persen
neutral - Sutrisno (Kepala Disnaker Kota Semarang) Ada dua usulan yang kami naikkan ke Pak
Gubernur yaitu usulan dari teman-teman serikat pekerja dan usulan dari rumusan pemerintah.
Apindo sepakat dengan usulan itu
negative - Slamet Kaswanto (Anggota Dewan Pengupahan Unsur serikat pekerja dari KSPN)
Konsistensi kami sesuai UU 13/2003 tentang Ketenagakerjaan bahwa dasar penetapan upah
minimum berdasarkan survei KHL. Sedangkan PP 36/2021, acuan itu ditiadakan
Ringkasan
Rapat terkait usulan upah minimum kota (UMK) 2022 dengan Dewan Pengupahan Kota
Semarang dari unsur Apindo maupun unsur pekerja telah digelar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker)
Kota Semarang pada Selasa (16/11/2021). Kepala Disnaker Kota Semarang Sutrisno
menjelaskan, ada dua usulan yang nantinya akan disampaikan kepada Gubernur Jawa Tengah
terkait UMK Kota Semarang sesuai hasil rapat bersama Dewan Pengupahan Kota Semarang.
DUA USULAN UMK KOTA SEMARANG DISERAHKAN GUBERNUR JATENG
Rapat terkait usulan upah minimum kota (UMK) 2022 dengan Dewan Pengupahan Kota
Semarang dari unsur Apindo maupun unsur pekerja telah digelar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker)
Kota Semarang pada Selasa (16/11/2021).
Kepala Disnaker Kota Semarang Sutrisno menjelaskan, ada dua usulan yang nantinya akan
disampaikan kepada Gubernur Jawa Tengah terkait UMK Kota Semarang sesuai hasil rapat
bersama Dewan Pengupahan Kota Semarang.
442

