Page 537 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 537

Judul               APINDO Usul UMP Belum Naik
                Nama Media          Manado Post
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         Pg1&7
                Jurnalis            Gel
                Tanggal             2021-11-16 14:22:00
                Ukuran              158x141mmk
                Warna               Hitam/Putih
                AD Value            Rp 31.600.000

                News Value          Rp 316.000.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif




              Ringkasan
              Saat ini sedang hangatnya pembicaraan mengena kenaikan upah minimum provinsi (UMP) tahun
              2022.  Namun  khusus  Sulawesi  Utara  (Sulut)  Asosiasi  Pengusaha  Indonesia  (APINDO)  Sulut
              memberi  masukan,  sebaiknya  UMP  2022  jangan  dulu  dinaikkan.  Alasannya,  jika  dinaikkan
              dikhawatirkan tenaga kerja dari luar akan menyerbu Sulut. Karena UMP di Jawa Timur, Jawa
              Tengah pada tahun 2022 nanti ha nya 1 jutaan. Jatim misalnya hanya Rp 1.891.477 dan Jateng
              Rp 1.979.877.


              APINDO USUL UMP BELUM NAIK

              Saat ini sedang hangatnya pembicaraan mengena kenaikan upah minimum provinsi (UMP) tahun
              2022.  Namun  khusus  Sulawesi  Utara  (Sulut)  Asosiasi  Pengusaha  Indonesia  (APINDO)  Sulut
              memberi masukan, sebaiknya UMP 2022 jangan dulu dinaikkan.

              Alasannya, jika dinaikkan dikhawatirkan tenaga kerja dari luar akan menyerbu Sulut. Karena UMP
              di Jawa Timur, Jawa Tengah pada tahun 2022 nanti hanya 1 jutaan. Jatim misalnya hanya Rp
              1.891.477 dan Jateng Rp 1.979.877.

              Ketua APINDO Sulut Nico Lieke mengatakan, jika dinaikkan dikhawatirkan para pekerja bukannya
              mendapatkan tambahan gaji, malah kehilangan pekerjaan. 'Ekonomi Sulut belum kembali pulih
              seperti sebelum pandemi Covid -19." kata Lieke.

              "Sebaliknya  jika  UMP  belum  di  naikkan,  maka  tahun  depan  peluang  akan  ada  ketambahan
              investasi baru di daerah. Otomatis menambah atau tercipta lapangan pekerjaan baru.Ini yang
              sebetulnya diharapkan pemerintah lewat UU Cipta Kerja, jadi kalau UMP baik, maka hanya akan
              menambah upah orang itu juga Tapi kalau tambah lapangan pekerjaan maka akan ketambahan
              orang yang mendapatkan upah," imbuh Lieke.

              Diketahui sebelumnya sudah ditetapkan UMP tahun depan bakal naik tipis. Rata-rata sekitar 1,09
              persen.  Angka  tersebut  diperoleh  dari  perhitungan  besaran  UMP  2020  yang  dilakukan
              Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) merujuk PP 36/2021 tentang pengupahan. Di mana
              formula perhitungan tak lagi mengacu pada inflasi dan pertumbuhan ekonomi seperti PP78/2015.

                                                           536
   532   533   534   535   536   537   538   539   540   541   542