Page 533 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 533
Judul Kemenaker: Awas, Perusahaan Beri Upah di Bawah Ketentuan Bisa
Dipidana
Nama Media Rakyat Maluku
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL Pg5
Jurnalis jawapos.com
Tanggal 2021-11-16 14:26:00
Ukuran 152x306mmk
Warna Hitam/Putih
AD Value Rp 8.360.000
News Value Rp 25.080.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Indah Anggoro Putri (Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker) Maka tadi saya bilang hatihati.
Harus taat hukum
negative - Indah Anggoro Putri (Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker) Jangan beralasan atau
berdalih karena masih di masa kebangkitan atau pemulihan pandemi Covid-19 lalu jadi tidak taat
penetapan upah minimum
negative - Indah Anggoro Putri (Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker) Upah minum Provinsi dan
Kabupaten/ Kota di daerah tersebut ditetapkan lebih tinggi dari upah minum sektoral sebelum 2
November 2020
Ringkasan
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) meminta agar perusahaan dapat memberikan
besaran upah minimum sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Direktur Jenderal
Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Indah Anggoro Putri
menyebut, jika ada perusahaan yang memberikan upah minimum dibawah ketentuan maka akan
diberikan sanksi pidana. “Maka tadi saya bilang hatihati. Harus taat hukum,” ujarnya secara
virtual, Senin (15/11). Selain itu, Indah juga menegaskan bahwa perusahaan tidak boleh
menunda pelaksanaan upah minimum tahun 2022. Sebab, pemerintah tidak menerima alasan
apapun bagi pemberian upah minumin sesuai ketetapan masing-masing provinsi.
KEMENAKER: AWAS, PERUSAHAAN BERI UPAH DI BAWAH KETENTUAN BISA
DIPIDANA
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) meminta agar perusahaan dapat memberikan
besaran upah minimum sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Direktur Jenderal
Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Indah Anggoro Putri
532

