Page 621 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 621

KEMNAKER GELAR LOKAKARYA REGIONAL ASEAN BAHAS PENGATURAN TKA

              Kementerian  Ketenagakerjaan  menggelar  lokakarya  Regional  ASEAN  membahas  kebijakan
              pertukaran informasi, mekanisme, dan peraturan, serta pengaturan tenaga kerja asing (TKA) di
              antara negara-negara anggota ASEAN.

              Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan
              PKK)  Kemnaker,  Suhartono  menjelaskan  salah  satu  tujuan  dari  lokakarya  ini  untuk  berbagi
              informasi dan praktik terbaik di antara pejabat perizinan mengenai penggunaan tenaga kerja
              asing (TKA).

              "Terkait perundang-undangan, mekanisme, dan tantangan di masing-masing negara anggota
              ASEAN, memperkuat kerja sama antara negara anggota ASEAN demi meningkatkan kapasitas
              praktisi pelayanan izin kerja," ujar Suhartono dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta,
              Selasa.

              Selain  itu,  lokakarya  itu  juga  mempromosikan  prosedur  izin  kerja  di  antara  negara-negara
              anggota  ASEAN  dan berbagi  informasi  serta  data  tentang  TKA  yang  ada  untuk  menciptakan
              pemahaman yang lebih baik tentang situasi terkini.

              "Mempromosikan kemungkinan untuk membentuk jaringan komunikasi dan forum diskusi serta
              pemutakhiran  perkembangan  mekanisme  dan  peraturan  pengaturan  TKA  di  negara-negara
              anggota ASEAN," katanya.

              Ia menyatakan pandemi COVID-19 melanda hampir semua negara di dunia dan memberikan
              dampak besar bagi dunia ketenagakerjaan, termasuk di ASEAN. Semua pihak, kata dia, harus
              berkolaborasi guna menanggulangi hal tersebut.

              Dalam konteks upaya keluar dari krisis tersebut, pihaknya menyambut baik semua kemungkinan
              penjajakan, baik koordinasi maupun kerja sama melalui fasilitasi sekretariat ASEAN.

              "Saya percaya bahwa kita tidak bisa bekerja sendiri dalam menghadapi masalah ini. Pada masa
              krisis saat inilah kerja sama ASEAN bidang ketenagakerjaan harus semakin erat dan kompak,
              dengan  solidaritas  ASEAN  inilah  kita  bisa  bersama-sama  segera  keluar  dari  krisis,  tanpa
              meninggalkan satu negara pun," katanya.

              Pelaksanaan lokakarya ini dibagi menjadi lima sesi yang dihadiri oleh panelis dari tenaga ahli
              regional proyek ASEAN, pejabat ILO, ahli analis utama Ditjen Imigrasi, dan Kementerian Hukum
              dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

              "Selain itu, juga ada sesi interaktif bagi semua perwakilan negara-negara anggota ASEAN yang
              berbagi informasi baru, praktik, dan inisiatif terbaik mereka," kata dia.

              .

















                                                           620
   616   617   618   619   620   621   622   623   624   625   626