Page 111 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 05 SEPTEMBER 2019
P. 111

Title          BPJS KETENAGAKERJAAN SURAKARTA TINGKATKAN JUMLAH PESERTA
               Media Name     jateng.antaranews.com
               Pub. Date      04 September 2019
                              https://jateng.antaranews.com/berita/260848/bpjs-ketenagakerjaan-surak arta-
               Page/URL
                              tingkatkan-jumlah-peserta
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive







               Solo - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Surakarta terus
               meningkatkan jumlah peserta melalui beberapa upaya.

                "Salah satunya di hari pelanggan ini kami ingin membuat masyarakat tertarik
               menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan," kata Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan
               Cabang Surakarta Rudy Yunarto di Solo, Rabu.


                Ia menjelaskan target peningkatan kepesertaan ini baik dari sisi pekerja maupun
               pemberi kerja. Sebagaimana diketahui, saat ini jumlah peserta dari empat kelas
               BPJS Ketenagakerjaan terus meningkat.


                 Berdasarkan data, menurutnya untuk target jumlah kepesertaan dari sisi pemberi
               kerja atau badan usaha sebanyak  4.070  peserta. Realisasi dari kelompok tersebut
               per bulan Agustus  2019  sudah mencapai  4.939  peserta atau  182  persen.


                Sedangkan peserta PU atau tenaga kerja formal memiliki target  166.990  peserta
               dan hingga bulan Agustus baru terealisasi sebanyak  162.770  peserta. Selanjutnya,
               untuk peserta BPU atau tenaga kerja informal memiliki target  32.292  peserta dan
               baru terealisasi  31.599  peserta.

                "Kalau untuk peserta TK Jasa Konstruksi targetnya  158.158  peserta dan baru
               terealisasi  71.963  peserta," ujarnya.


                Sementara itu, untuk pembayaran klaim pada program jaminan hari tua (JHT)
               hingga bulan Agustus 2019 sudah mencapai Rp  169  miliar dengan jumlah kasus
               18.122  kasus. Selanjutnya, pada program jaminan kematian untuk klaim yang
               sudah dibayarkan sebesar Rp6,3 miliar.

                "Selain itu ada klaim sebesar Rp2 miliar dengan  1.194  kasus jaminan pensiun dan
               Rp14,8 miliar dengan  5.376  kasus jaminan kecelakaan kerja," katanya.

                Ia berharap dengan fasilitas dari BPJS Ketenagakerjaan makin banyak orang yang
               sadar untuk mengikuti program jaminan kerja tersebut.

                "Dengan menjamin mereka dalam bekerja, tentu jika terjadi kecelakaan, ekonomi
               dalam rumah tangga tidak akan terputus. Apalagi kebanyakan dari pekerja ini
               merupakan tulang punggung keluarga," jelasnya.






                                                      Page 110 of 136.
   106   107   108   109   110   111   112   113   114   115   116