Page 82 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 OKTOBER 2021
P. 82
Judul Picu Kerumunan, Antrean Registrasi BSU di BTN Surabaya Dibubarkan
Nama Media detik.com
Newstrend Bantuan Subsidi Upah 2021
Halaman/URL https://news.detik.com/berita-jawa-timur/5765873/picu-kerumunan-
antrean-registrasi-bsu-di-btn-surabaya-dibubarkan
Jurnalis Deby Prastyo Utomo
Tanggal 2021-10-13 20:50:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Ringkasan
Antrean registrasi Bantuan Subsidi Upah (BSU) di BTN Jalan Pemuda, Surabaya dihentikan
Satgas COVID-19. Satgas terdiri polisi, linmas, satpol PP itu menghalau warga yang mengambil
registrasi dan berkerumun di depan kantor BTN hingga menimbulkan kemacetan.
PICU KERUMUNAN, ANTREAN REGISTRASI BSU DI BTN SURABAYA DIBUBARKAN
Antrean registrasi Bantuan Subsidi Upah (BSU) di BTN Jalan Pemuda, Surabaya dihentikan
Satgas COVID-19. Satgas terdiri polisi, linmas, satpol PP itu menghalau warga yang mengambil
registrasi dan berkerumun di depan kantor BTN hingga menimbulkan kemacetan.
"Kami mohon yang melakukan antre segera pulang ke rumah masing-masing. Dan tetap berjaga
jarak serta memakai masker. Masker-nya jangan dipelorot," kata seorang petugas linmas
sembari membawa megaphone.
"Silahkan kembali besok pagi. Hari ini kuotanya 100 saja, jadi mohon untuk pulang dan istirahat,"
tegasnya.
Informasi yang dihimpun, warga Surabaya sengaja antre registrasi BSU untuk mengambil uang
Rp 1 juta. Mereka yang mendapat BSU harus di bawah UMR.
Danki BPB Linmas, Budiono mengatakan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak
securiti bank kuotanya hanya 100 orang. Sedangkan yang barusan antre dibubarkan.
"Kuotanya hanya 100. Yang barusan antri kita bubarkan. Ini kita bubarkan karena apa, karena
dari pihak bank sendiri tidak akan melayani. Karena uda melebihi dari jam kerja dari bank BTN,"
ungkap Budiono.
"Kami kesini karena petugas BTN menyuruh kami untuk menitipkan KTP ke pos satpam, lalu
paginya suruh mengambil formulir. Tapi sejak kemarin dijanjikan terus, belum juga cair," kata
Wiyanto (50), seorang calon penerima BSU kepada detikcom.
81

