Page 26 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 9 JANUARI 2020
P. 26
Title KETUA SERIKAT PEKERJA DI PHK, KSPI SIAPKAN AKSI DI PT JLJ DAN JASA MARGA
Media Name rri.co.id
Pub. Date 08 Januari 2020
http://www.rri.co.id/post/berita/768236/nasional/ketua_serikat_pekerja
Page/URL
_di_phk_kspi_siapkan_aksi_di_pt_jlj_dan_jasa_marga.html
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Setelah terungkapnya Direksi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, terkait kasus
penyelundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton di pesawat Garuda
Indonesia, serta kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero) senilai
Rp12,4 triliun yang saat ini sedang diperiksa oleh Kejaksaan Agung RI, kini saatnya
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, untuk juga "bersih-bersih"
di PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan di 22 anak perusahaannya.
"Bersih-bersih" perlu segera dilakukan Menteri BUMN di perusahaan pengelola jalan
tol itu, sebagai tindak lanjut dari sikap Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Desi
Arryani, yang pernah tiga kali tidak memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan
Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi pekerjaan fiktif pada 14 proyek yang
dikerjakan PT Waskita Karya (Persero) Tbk.
Hal itu disampaikan Sabda Pranawa Djati, selaku Sekretaris Jenderal Asosiasi Serikat
Pekerja Indonesia (ASPEK Indonesia) dalam keterangan pers tertulisnya Rabu,
(8/1/2020).
Sabda meminta Menteri BUMN untuk terus bersikap tegas terhadap direksi dan
manajemen BUMN yang sewenang-wenang dalam mengelola perusahaan dan tidak
tunduk pada hukum yang berlaku. Termasuk yang diduga melanggar Undang
Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia.
Dalam hal ini, Sabda juga mengecam tindakan Direksi PT Jalantol Lingkarluar
Jakarta (PT JLJ) anak perusahaan PT Jasa Marga (Persero), yang melakukan
pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak dan melanggar UU Ketenagakerjaan,
terhadap Mirah Sumirat selaku Presiden Serikat Karyawan PT Jalantol Lingkarluar
Jakarta (SK JLJ).
"Ada UU Ketenagakerjaan dan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang 'dikangkangi'
oleh Direksi PT JLJ dalam proses PHK terhadap Presiden SK JLJ. Ini ada apa? Apa
yang ditakutkan oleh Direksi PT JLJ, sehingga "ngotot banget" untuk segera mem-
PHK secara sepihak seorang pimpinan serikat pekerja tanpa prosedur hukum yang
berlaku?" tanya Sabda.
ASPEK Indonesia menduga bahwa Direksi PT Jasa Marga dan Direksi PT JLJ 'gerah'
dengan sepak terjang Mirah Sumirat selama ini, dalam memperjuangkan hak-hak
pekerja di PT JLJ dan di perusahaan jalan tol lainnya, sehingga 'ngotot' melakukan
PHK dengan menabrak UU Ketenagakerjaan dan PKB yang berlaku.
Page 25 of 68.

