Page 23 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 9 JANUARI 2020
P. 23
Title MISINFORMASI, JOKOWI IMPOR TKA CHINA KARENA KUALITAS TENAGA KERJA RI RENDAH
Media Name antaranews.com
Pub. Date 08 Januari 2020
https://www.antaranews.com/berita/1240312/misinformasi-jokowi-impor-tk a-china-
Page/URL
karena-kualitas-tenaga-kerja-ri-rendah
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta JACX) - Sebuah tangkapan layar akun media sosial tampak membagikan
unggahan yang mengutip salah satu berita di media nasional berjudul " Presiden
Jokowi Marah Karena Kualitas Tenaga Kerja RI Masih Rendah ".
Unggahan itu beredar di grup media sosial Facebook bernama Jokowi for President
2019 beserta narasi sebagai berikut:
"Ini adalah salah satu faktor kenapa kami melakukan impor TKA besar-besaran dari
China. Selain mereka lebih ahli dari kalian, mereka juga lebih mudah diarahkan.
Tenaga kerja asli Indonesia kurang bisa diandalkan." Pada Jumat (3/1), tangkapan
layar di grup itu ditampilkan ulang oleh pengguna lain Facebook.
Pengunggah ulang di media sosial buatan Mark Zuckerberg itu turut pula
membubuhkan narasi lain. Berikut isinya:
"Gimana perasa'anmu lur sebagai rakyat Pribumi. Apakah sama yg aku rasakan saat
ini. Galau, stress, esmosi tingkat dewa. Pandai menyalahkan rakyat Pribumi. Gantian
di kritik ngamuk2 dan ngancem2 #PRAY_MUKIDI" Hingga Selasa (7/2), unggahan
tersebut sudah dikomentari oleh 148 pengguna lain, disebarkan kembali sebanyak
58 kali, dan mendapatkan respon dari 133 pengguna lain.
Penjelasan: Setelah melakukan penelusuran, berita milik salah satu media nasional
dengan judul "Presiden Jokowi Marah Karena Kualitas Tenaga Kerja RI Masih
Rendah" itu telah dipublikasikan pada 22 November 2018.
Judul berita yang ditautkan dalam unggahan Facebook itu memang tidak
mengalami proses penyuntingan.
Namun, isi berita tersebut sama sekali tidak membahas "impor TKA besar-besaran
dari China". Selain itu, narasi tentang "TKA China lebih mudah diarahkan. Tenaga
kerja asli Indonesia kurang bisa diandalkan", sebagaimana unggahan di dalam grup
Facebook Jokowi for President 2019 juga tidak terdapat dalam berita.
Page 22 of 68.

