Page 20 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 9 JANUARI 2020
P. 20

melanggar peraturan lalu lintas dan bukan karena kesalahan/kelalaian yang
               bersangkutan, sedangkan BPJamsostek tidak mensyaratkan hal-hal itu.

               Ketiga, adanya pembatasan pembiayaan akibat kecelakaan kerja, tapi BPJamsostek
               tidak ada pembatasan biaya, semuanya disesuaikan dengan indikasi medis.
               Keempat, mensyaratkan faskes bekerja sama dengan Taspen dan BPJS Kesehatan
               agar ASN ditanggung. Namun, BPJamsostek tetap menanggung seluruh biaya,
               walaupun peserta dirawat di faskes yang tidak kerja sama dengan BPJamsostek.

               Kelima, pembayaran santunan ke ahli waris dilakukan dengan melakukan koordinasi
               dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Proses tersebut lama dan birokratis,
               berbeda dengan BPJamsostek yang bisa dibayarkan langsung di tingkat cabang.

               Prosedur JKK di PT Taspen yang relatif lebih sulit ini dicerminkan dengan rasio klaim
               JKK di 2016 sebesar1,97%, di 2017 sebesar 6,84%, dan 2018 sebesar 7,92%. Rasio
               klaim ini jauh lebih rendah dari rasio klaim JKK yang dikelola BPJamsostek.


               Layaknya pelaksanaan JKN, yaitu seluruh pekerja baik ASN maupun swasta,
               mendapatkan manfaat dan prosedur yang sama. Hendaknya JKK dan JKM pun
               demikian, yaitu seluruh pekerja mendapatkan manfaat dan prosedur yang sama.
               ASN jangan didiskriminasi dengan mendapat manfaat JKK dan JKM lebih rendah.

               Merujuk pada UU SJSN, UU BPJS, UU ASN, dan Perpres No 109/2013, sudah
               seharusnya program JKK dan JKM bagi ASN (termasuk pekerja pemerintah non-
               PNS) diintegrasikan segera ke BPJamsostek.

               Surat Komisi Pemberantasan Korupsi kepada Presiden yang berisi kajian KPK
               tentang Pelaksanaan JKK dan JKM di Taspen pun mendorong integrasi tersebut.
               Karena itu, seluruh JKK dan JKM dikelola BPJamsostek. KPK mengingatkan bila
               seluruh JKK dan JKM dikelola BPJamsostek, potensi biaya yang akan dihemat
               sebesar Rp1 triliun.

               Pemerintah harus serius dan segera mengintegrasikan seluruh program JKK dan
               JKM ke BPJamsostek agar seluruh pekerja mendapatkan manfaat yang sama.
               Jangan ada lagi kementerian yang berusaha menggagalkan integrasi ini dengan
               melanggar hukum positif yang ada.

























                                                       Page 19 of 68.
   15   16   17   18   19   20   21   22   23   24   25