Page 350 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 OKTOBER 2021
P. 350

Judul               Upah 2022 Naik
                Nama Media          Harian Jogja
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         Pg1&10
                Jurnalis            Herlambang Jati Kusumo
                Tanggal             2021-10-26 11:20:00
                Ukuran              1041x395mmk
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 103.059.000

                News Value          Rp 1.030.590.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif




              Narasumber
              positive - Kirnadi (Sekretaris Jenderal ABY) Upah di DIY saat ini sudah tidak relevan lagi untuk
              biaya hidup layak. Makanya kenaikan upah tahun 2022 adalah sebuah keniscayaan karena secara
              statistik ada pertumbuhan ekonomi

              positive  -  Kirnadi  (Sekretaris  Jenderal  ABY)  Kenaikan  UM  sangat  membantu  masyarakat dan
              pemerintah sendiri karena kenaikan upah akan ada peningkatan konsumsi yang akhirnya ada
              pertumbuhan ekonomi

              positive - Irsyad Ade Irawan (Sekretaris Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI)
              DIY)  Itu  yang  jadi  pertanyaan.  Apakah  kenaikan  itu  signifikan  atau  kenaikan  itu  mampu
              memenuhi KLH, dan juga ditetapkan berdasarkan prinsip kolektif bergaining atau terdapat fungsi
              keterlibatan serikat pekerja dalam skema perumusan secara demokratis dan berkeadilan?

              positive - Irsyad Ade Irawan (Sekretaris Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI)
              DIY) Jawabannya adalah tidak.

              positive - Irsyad Ade Irawan (Sekretaris Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI)
              DIY) Singkatnya kalau masih menggunakan pedoman dasar dari PP 78/2015 kami tetap menolak
              karena tidak mengikutsertakan KHL.

              positive - Irsyad Ade Irawan (Sekretaris Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI)
              DIY) Jika mengacu pada aturan di atas sebenarnya tidak solutif dan cenderung melestarikan
              masalah yang ada di DIY yakni upah murah, kemiskinan, dan ketimpangan. Untuk mengatasi
              tiga itu, perlu adanya kenaikan UM yang signifikan dengan survei KHL dan melihat realitas harga
              kebutuhan di pasaran saat ini, bukan dengan formula yang tidak mencerminkan KHL riil, yang
              ada buruh defisit dan harus menanggung ongkos lebih

              positive - Y. Sri Susilo (Anggota Komite Tetap Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY) Bagi
              konteks DIY bergerak di wisata turunannya, kalau ditanya kenaikan UMR masih berat. PHRI,
              Asita masih berat. Bergerak pariwisata kan baru pekan-pekan ini






                                                           349
   345   346   347   348   349   350   351   352   353   354   355