Page 545 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 NOVEMBER 2021
P. 545
Apindo tidak bisa melarang para buruh melakukan aksi unjuk rasa karena sudah diatur dalam
undang-undang. Meski begitu, ia meminta buruh tetap bekerja supaya produksi di setiap
perusahaan tidak terganggu.
"Baru juga kita bisa produksi setelah terdampak covid-19, ditambah buruhnya demo dan akan
mengosongkan pabrik, nantinya pasti nambah kesulitan buat pengusaha maupun pekerja,"
tuturnya.
Dilain pihak, buruh tetap bakal mengadakan aksi mogok massal selama empat hari dari 22-25
November. Buruh tak takut dengan ancaman pengusaha.
"Buruh tidak mempermasalahkan konsekuensi kehilangan upah selama 4 hari, saya sudah
sampaikan kepada anak-anak. Kalau kita mau komitmen, hilang upah tidak masalah, ketimbang
tahun ke tahun upah kita enggak akan naik," jelas Ketua DPC Serikat Pekerja Nasional (SPN)
Bandung Barat, Budiman mengatakan berdasarkan hitung-hitungan, selama empat hari, maka
mereka kehilangan pendapatan Rp125 ribu per hari. Artinya mereka akan kehilangan upah Rp500
ribu.
Menurutnya, keputusan mogok massal perlu dilakukan karena PP Nomor 36 Tahun 2021 tentang
pengupahan menyebabkan upah buruh di Bandung Barat tidak akan naik.
"Artinya mau kepada siapa kita berpegang dan meminta, karena pemerintah saja dengan
regulasi yang ada (upah) gak naik, sehingga dampaknya juga sangat luas. Untuk Bandung Barat
dari tahun ke tahun jangan harap ada kenaikan," tambahnya (WHS).
544

