Page 583 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 NOVEMBER 2021
P. 583
Judul Tolak Kenaikan UMP 2022, Asosiasi Serikat Pekerja Dukung Mogok
Nasional
Nama Media kompas.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://money.kompas.com/read/2021/11/18/121800926/tolak-
kenaikan-ump-2022-asosiasi-serikat-pekerja-dukung-mogok-nasional
Jurnalis Ade Miranti Karunia
Tanggal 2021-11-18 12:18:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Mirah Sumirat (Presiden ASPEK Indonesia) Artinya dengan kenaikan UMP tahun 2022
tertinggi hanya sebesar Rp 37.538 dan kenaikan terendah adalah hanya naik Rp 14.032, ini
sangat memalukan di tengah kondisi rakyat yang semakin sulit dan daya beli masyarakat yang
semakin rendah. Rakyat dipaksa untuk terus miskin
neutral - Joko Widodo (Presiden Republik Indonesia) karpet merah
neutral - Mirah Sumirat (Presiden ASPEK Indonesia) Aspek Indonesia sebagai federasi serikat
pekerja afiliasi KSPI, mendukung penuh rencana KSPI yang akan melakukan mogok nasional
secara konstitusional untuk menolak penetapan UMP 2022 yang tidak manusiawi dan ini semakin
membuktikan bahwa Pemerintah tidak mampu memberikan kehidupan yang layak kepada
rakyatnya
Ringkasan
Asosiasi Serikat Pekerja (Aspek) Indonesia memprotes keputusan pemerintah melalui
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) terkait kenaikan upah minimum provinsi (UMP)
tahun 2022, sebesar 1,09 persen. Presiden Aspek Indonesia Mirah Sumirat menjelaskan,
berdasarkan PP No. 36 tahun 2021, kenaikan UMP 2022 tertinggi adalah di DKI Jakarta sebesar
Rp 4.453.724 atau naik Rp 37.538. dibandingkan tahun sebelumnya yakni Rp 4.416.186.
TOLAK KENAIKAN UMP 2022, ASOSIASI SERIKAT PEKERJA DUKUNG MOGOK
NASIONAL
Asosiasi Serikat Pekerja (Aspek) Indonesia memprotes keputusan pemerintah melalui
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) terkait kenaikan upah minimum provinsi (UMP)
tahun 2022, sebesar 1,09 persen.
582

