Page 587 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 NOVEMBER 2021
P. 587

"Paramakarya  adalah  penghargaan  tertinggi  bagi  dunia  usaha  dan  dunia  industri  atas
              peningkatan produktivitas selama tiga tahun berturut-turut," kata Wapres Di Jakarta.
              Wapres  mengatakan  penilaian  terhadap  penerima  penghargaan  tersebut  berdasarkan  pada
              penilaian dengan menggunakan elemen Malcolm Baldrige, yakni kepemimpinan, perencanaan
              strategis,  fokus  sumber  daya  manusia  (SDM),  fokus  pelanggan,  data,  informasi,  analisis,
              manajemen proses, dan hasil usaha.

              Wapres  mengucapkan  selamat  kepada  para  gubernur  penerima  penghargaan  tersebut  dan
              berharap  perusahaan  penerima  penghargaan  terus  berkembang  dan  meningkatkan
              produktivitas.

              "Saya  sungguh  mengharapkan  perusahaan  yang  menerima  penghargaan  akan  semakin
              berkembang  dan  naik  kelas,  sekaligus  menjadi  motivasi  bagi  perusahaan  lain  untuk  terus
              berkarya di tengah berbagai tantangan," katanya.

              Sementara  itu,  Ida  Fauziyah  mengatakan  Paramakarya  2021  merupakan  penghargaan
              produktivitas yang ke-11 kalinya diberikan sejak 12 Januari 1994 oleh Presiden Soeharto saat
              itu.

              "Paramakarya  yang  berarti  karya  unggul,  pada  hakikatnya  merupakan  bentuk  penghargaan
              pemerintah  kepada  perusahaan  yang  berhasil  meningkatkan  dan  mempertahankan  tingkat
              produktivitasnya selama tiga tahun berturut-turut, dari 2018, 2019, dan 2020," ujar Ida.

              Ke-12  gubernur  penerima  Paramakarya  2021  tersebut  adalah  Gubernur  DKI  Jakarta  Anies
              Baswedan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur  Aceh Nova Iriansyah,
              Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Gubernur Riau Syamsuar, dan Gubernur Jambi
              Al Haris.

              Selanjutnya Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Plt. Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman
              Sulaiman,  Gubernur  Bangka  Belitung  Erzaldi  Rosman  Djohan,  Gubernur  Kalimantan  Barat
              Sutarmidji, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.





































                                                           586
   582   583   584   585   586   587   588   589   590   591   592