Page 588 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 NOVEMBER 2021
P. 588

Judul               Pandemi, UMP, dan Kebutuhan Hidup Layak
                Nama Media          detik.com
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://news.detik.com/kolom/5816441/pandemi-ump-dan-kebutuhan-
                                    hidup-layak
                Jurnalis            Dian Septi Trisnanti
                Tanggal             2021-11-18 12:15:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Kementerian Ketenagakerjaan
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif



              Ringkasan

              Pandemi  Covid-19  yang  melanda  Indonesia  sejak  Maret  2020  telah  menyebabkan  banyak
              manusia  terkorbankan.  Baik  secara  medis,  sosial,  ekonomi,  maupun  politik.  Alih-alih  diiringi
              dengan  kebijakan  penanganan  pandemi  yang  efektif,  pemerintah  justru  secara  simultan
              mengesahkan  regulasi  bermasalah  di  tengah  keterbatasan  gerak  rakyat.  Salah  satu  regulasi
              bermasalah  ini,  dalam  pandangan  kami  sebagai  serikat  buruh,  yaitu  regulasi  mengenai
              pengupahan  melalui  Undang-Undang  Cipta  Kerja  beserta  PP  36/2021  sebagai  turunannya.
              Formula yang diatur dalam regulasi ini, secara pasti telah menggerus upah buruh.



              PANDEMI, UMP, DAN KEBUTUHAN HIDUP LAYAK

              Pandemi  Covid-19  yang  melanda  Indonesia  sejak  Maret  2020  telah  menyebabkan  banyak
              manusia  terkorbankan.  Baik  secara  medis,  sosial,  ekonomi,  maupun  politik.  Alih-alih  diiringi
              dengan  kebijakan  penanganan  pandemi  yang  efektif,  pemerintah  justru  secara  simultan
              mengesahkan  regulasi  bermasalah  di  tengah  keterbatasan  gerak  rakyat.  Salah  satu  regulasi
              bermasalah  ini,  dalam  pandangan  kami  sebagai  serikat  buruh,  yaitu  regulasi  mengenai
              pengupahan  melalui  Undang-Undang  Cipta  Kerja  beserta  PP  36/2021  sebagai  turunannya.
              Formula yang diatur dalam regulasi ini, secara pasti telah menggerus upah buruh.

              Besaran UMP DKI Jakarta 2021 yang mengacu pada rumus baru naik dari Rp 4,27 juta menjadi
              Rp 4,36 juta. Padahal, bila dihitung dengan rumus lama, UMP Jakarta 2021 bisa naik lebih tinggi,
              yakni Rp 4,66 juta. Cerita upah murah ini berlanjut hingga sekarang. Besaran UMP Jakarta 2022
              dengan mengacu rumus baru, diperkirakan hanya akan naik 0,85% atau Rp 37,749. Sementara,
              DI Yogyakarta yang merupakan daerah dengan UMP terendah, bila memakai rumus lama, UMP
              2021 seharusnya naik dari Rp 1,57 juta menjadi Rp 1,71 juta. Namun, dengan rumus baru,
              kenaikan UMP DIY 2021 hanya menjadi Rp 1,67 juta. Sementara untuk UMP 2022, dengan rumus
              baru, hanya naik 4,04% atau Rp 75.673.

              Dalam PP 36/2021, upah minimum tidak lagi ditetapkan berdasarkan survei kebutuhan hidup
              layak  (KHL)  yang  kemudian  dirundingkan  dalam  Dewan  Pengupahan,  tetapi  Upah  Minimum
              ditetapkan berdasarkan kondisi ekonomi dan ketenagakerjaan dengan variabel paritas daya beli,
                                                           587
   583   584   585   586   587   588   589   590   591   592   593