Page 596 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 NOVEMBER 2021
P. 596
Judul Wapres mengimbau terus tingkatkan produktivitas meski masih
pandemi
Nama Media antaranews.com
Newstrend Penghargaan Paramakarya Tahun 2021
Halaman/URL https://www.antaranews.com/berita/2531125/wapres-mengimbau-
terus-tingkatkan-produktivitas-meski-masih-pandemi
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-11-18 12:05:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Ma'ruf Amin (Wakil Presiden RI) Pandemi COVID-19 memaksa kita untuk melakukan
berbagai penyesuaian, agar dapat mengatasi beratnya tantangan untuk mempertahankan
produktivitas
neutral - Ma'ruf Amin (Wakil Presiden RI) Kenyataannya, tidak semua perusahaan berhasil
melewati tantangan ini. Namun kita patut bersyukur karena banyak perusahaan yang adaptif,
lincah, dan mampu menyesuaikan diri dengan perubahan sehingga produktivitasnya tetap
terjaga
positive - Ma'ruf Amin (Wakil Presiden RI) Pandemi juga menyadarkan kita bahwa kolaborasi dan
kerja sama sangat menentukan keberhasilan kita untuk mencapai tujuan, termasuk dalam hal
peningkatan produktivitas
positive - Ma'ruf Amin (Wakil Presiden RI) Bekerja dengan jarak bukan berarti berhenti
berkolaborasi. Di tengah keterbatasan, kita didorong menjadi semakin kreatif dalam
berkolaborasi untuk memunculkan ide segar dan inovatif
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Tentu kita sangat berharap 2021 ini, seiring
dengan pemulihan di sektor kesehatan dan ekonomi, rasio produktivitas akan kembali meningkat
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Harus didukung dengan perluasan
kesempatan kerja, penciptaan iklim hubungan industrial yang harmonis dan produktif, reformasi
pengawasan ketenagakerjaan dan peningkatan partisipasi jaminan sosial tenaga kerja sebagai
wujud perlindungan bagi para pekerja
Ringkasan
Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengimbau pemerintah daerah dan pelaku usaha untuk
terus meningkatkan produktivitas meski masih dilanda krisis akibat pandemi COVID-19.
595

