Page 618 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 NOVEMBER 2021
P. 618

Berdasarkan  Undang-Undang  Cipta  Kerja  saat  ini  sudah  tidak  ada  lagi  penangguhan  upah
              minimum sehingga seluruh perusahaan wajib membayar upah sekurangkurangnya sebesar upah
              minimum 2022 atau sebesar Upah Minimum Sektor (UMS) yang masih berlaku.

              “Bagi perusahaan yang membayar upah di bawah UM dikenakan sanksi pidana,” kata Menaker
              Ida dalam konferensi pers, Jakarta, Rabu (17/11/2021). Ida menjelaskan, pengaturan upah pada
              usaha mikro dan kecil dikecualikan dari ketentuan upah minimum.

              Upah  pada  usaha  mikro  dan  kecil  disepakati  antara  pekerja  atau  buruh  dengan  pengusaha.
              Terdapat pengaturan upah terendah yang dapat disepakati pada Usaha Mikro dan Kecil.

              “Yaitu sekurang-kurangnya sebesar 50 persen dari rata-rata konsumsi atau 25 persen di atas
              garis kemiskinan,” jelasnya. Ida menambahkan, penetapan upah minimum yang tidak sesuai
              dengan peraturan perundangan berpotensi menurunkan Indeks daya saing Indonesia khususnya
              pada aspek kepastian hukum.

              Kemudian,  menurunnya  kepercayaan  investor  terhadap  sistem  hukum  Indonesia  “Apabila
              ditetapkan  lebih  tinggi  dari  ketentuan  maka  akan  berpotensi  terhambatnya  perluasan
              kesempatan  kerja  baru,  terjadinya  substitusi  tenaga  kerja  ke  mesin  (otomatisasi  proses
              produksi), memicu terjadinya PHK dan mendorong terjadinya relokasi dari lokasi dari lokasi yang
              memiliki nilai UMK tinggi kepada lokasi yang memiliki nilai UMK yang lebih rendah,” pungkasnya.
              (der/fin)


















































                                                           617
   613   614   615   616   617   618   619   620   621   622   623