Page 673 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 NOVEMBER 2021
P. 673

Judul               UMP Tahun 2022 Naik 1,09 Persen, Ini Besarannya
                Nama Media          medcom.id
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://video.medcom.id/medcom-bisnis/0k84ArOk-ump-tahun-2022-
                                    naik-1-09-persen-ini-besarannya
                Jurnalis            redaksi
                Tanggal             2021-11-18 09:30:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif



              Ringkasan

              Kementerian  Ketenagakerjaan  telah  menetapkan  kenaikan  upah  minimum  provinsi  nasional
              tahun 2022 sebesar 1,09 persen. Pengusaha yang membayar karyawan atau buruh di bawah
              ketetapan upah minimum akan dikenakan sanksi pidana. Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah
              menyebut penetapan UMP ditujukan untuk melindungi para pekerja agar tidak dibayar terlalu
              rendah dan sebagai instrumen pengentasan kemiskinan. UMP ditetapkan bagi pekerja dengan
              masa kerja kurang dari satu tahun. Sementara, pekerja dengan masa kerja lebih dari setahun
              dapat menggunakan upah aktual atau upah efektif berdasarkan struktur skala upah di masing-
              masing perusahaan.



              UMP TAHUN 2022 NAIK 1,09 PERSEN, INI BESARANNYA
              Kementerian  Ketenagakerjaan  telah  menetapkan  kenaikan  upah  minimum  provinsi  nasional
              tahun 2022 sebesar 1,09 persen. Pengusaha yang membayar karyawan atau buruh di bawah
              ketetapan upah minimum akan dikenakan sanksi pidana.

              Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyebut penetapan UMP ditujukan untuk melindungi
              para pekerja agar tidak dibayar terlalu rendah dan sebagai instrumen pengentasan kemiskinan.
              UMP ditetapkan bagi pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun. Sementara, pekerja
              dengan  masa  kerja  lebih  dari  setahun  dapat  menggunakan  upah  aktual  atau  upah  efektif
              berdasarkan struktur skala upah di masing-masing perusahaan.

              Ketetapan upah minimum ini harus diikuti perusahaan dan pemerintah daerah. Pengusaha yang
              membayar  karyawan  atau  buruh  di  bawah  ketetapan  upah  minimum  akan  dikenakan  sanksi
              pidana.  Sanksi  juga  diberikan  kepada  pemerintah  daerah  yang  tidak  mengikuti  ketentuan
              pengupahan berupa sanksi administratif hingga pemberhentian sesuai Undang-Undang nomor
              23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah.

              Gubernur harus menetapkan UMP paling lambat 20 November 2021 dan untuk kabupaten/kota
              ditetapkan paling lambat 30 November 2021. Terdapat 4 provinsi yang tidak mengalami kenaikan
              upah minimum, yaitu pada Provinsi Sumatera Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan dan

                                                           672
   668   669   670   671   672   673   674   675   676   677   678