Page 672 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 NOVEMBER 2021
P. 672
DEWAN PEGUPAHAN USULKAN UMP RP3.056 JUTA
MAKASSAR, BKM — Dewan Pengupahan Provinsi Sulawesi Selatan mengusulkan upah minimum
provinsi (UMP) tahun 2022 sebesar Rp3.056 juta. Besaran upah tersebut telah diusulkan ke Plt
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.
Plt Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulsel, Tautoto
Tanaranggina, mengatakan, pihaknya telah mengadakan rapat bersama pengusaha dan serikat
buruh untuk membahas UMP 2022.
“Hasil kemarin itu menentukan dan merekomendasikan kepada Gubernur, karena beliau yang
akan menerbitkan surat keputusan bahwa kita sepakati batas atas itu Rp3.056 juta dan batas
bawah ada Rp2 juta sekian,” kata Tautoto di Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (17/11).
Tautoto mengungkapkan, rapat Dewan Pengupahan itu sempat berlangsung alot. Pasalnya
serikat buruh meminta UMP naik sedangkan pengusaha minta UMP turun.
“Selalu begitu, cuma memang pak gubernur mengatakan harus rasional menyikapi kondisi itu.
Bukan hanya satu sisi, tapi kedua belah pihak yakni pengusaha dan pekerja,” kata Tautoto.
Tautoto menegaskan, rekomendasi tersebut merujuk pada aturan pemerintah pusat tentang
perhitungan besaran UMP. Pemerintah pusat melalui Badan Pusat Statistik menilai bahwa UMP
Sulsel jika dihitung sesuai rumus maka tidak naik atau tetap.
Meski demikian, besaran UMP tersebut baru sekedar diusulkan dan masih bisa berubah
tergantung hasil kesepakatan. Dalam waktu dekat, Plt Gubernur akan mengumumkan besaran
UMP yang disepakati.
“Intinya bahwa kita berusaha mencari yang terbaik. Belum ada keputusan resmi,” katanya.
Tautoto mengatakan besaran UMP 2022 akan ditentukan berdasarkan keputusan gubernur. Dia
yakin gubernur akan mengambil keputusan yang rasional dan mempertimbangkan pihak pekerja
dan pengusaha.
“Malam lalu saya sudah menyerahkan itu bersama-sama dengan anggota Dewan Pengupahan di
rumah jabatan. Bapak gubernur mengapresiasi kerja kita dan meminta waktu beberapa hari
untuk memikirkan ini sebelum mengambil keputusan,” katanya. (jun)
671

