Page 681 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 NOVEMBER 2021
P. 681

Judul               Ekonom INDEF: Kenaikan Upah Buruh Minimal Sesuai dengan Proyeksi
                                    Inflasi Tahun Depan
                Nama Media          tribunnews.com
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://www.tribunnews.com/bisnis/2021/11/18/ekonom-indef-
                                    kenaikan-upah-buruh-minimal-sesuai-dengan-proyeksi-inflasi-tahun-
                                    depan
                Jurnalis            Bambang Ismoyo
                Tanggal             2021-11-18 09:12:00
                Ukuran              0

                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif


              Narasumber

              neutral - Rusli Abdullah (Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF))
              Idealnya kenaikan upah minimal, sama dengan angka inflasi

              negative - Rusli Abdullah (Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF))
              Hal ini untuk mengimbangi agar upah riil tidak tergerus oleh inflasi
              negative - Bhima Yudhistira (Ekonom Center of Economic and Law Studies (CELIOS)) Kenaikan
              upahnya cuma 1 persen, sementara proyeksi inflasi di atas 3 sampai 4 persen di tahun 2022 ke
              depan. Ini menyebabkan konsumsi dan daya beli rumah tangga justru terhambat

              positive - Bhima Yudhistira (Ekonom Center of Economic and Law Studies (CELIOS)) Kenapa?
              Upah minimum setidaknya naik di atas inflasi dan di atas pertumbuhan ekonomi. Tujuannya
              adalah agar masyarakat memiliki uang lebih untuk dibelanjakan

              negative - Bhima Yudhistira (Ekonom Center of Economic and Law Studies (CELIOS)) Tahun
              depan  ada  kenaikan  PPN  10  sampai  11  persen.  Kebijakan  ini  kan  tidak  mengakomodasi
              kepentingan dari para pekerja

              negative  -  Bhima  Yudhistira  (Ekonom  Center  of  Economic  and  Law  Studies  (CELIOS))  Ini
              sebenarnya  cukup  berisiko  menghambat  daya  beli  masyarakat  yang  sekarang  dalam  masa
              pemulihan, dan pertumbuhan kinerja ritel juga berpengaruh



              Ringkasan

              Kementerian  Ketenagakerjaan  (Kemenaker)  telah  mengumumkan  rata-rata  kenaikan  Upah
              Minimum Provinsi (UMP) tahun 2022 sebesar 1,09 persen. Menurut para buruh, perhitungan
              pemerintah dalam menaikan persentase gaji di tahun 2022, tidak tepat, sehingga hal tersebut
              dinilai sangat kecil sekali.


                                                           680
   676   677   678   679   680   681   682   683   684   685   686