Page 688 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 NOVEMBER 2021
P. 688
"UMP kita sekarang Rp 2.877.448,59. Kalau 1,01 persennya dibulatkan menjadi Rp 29 ribu.
Dibagi 30 hari tidak sampai Rp 1.000. Beli es teh saja cuma dapat sepertiga," kata Yoeyoen
kecewa.
Mereka berencana turun ke jalan untuk memprotes rencana kenaikan sekitar 1 persen. "Aksi
akbar sedang dipersiapkan dan skalanya nasional seluruh Indonesia. Juga di November ini,"
ucapnya.
Mogok nasional sangat mungkin dilakukan. Hal itu diungkapkan oleh Presiden Asosiasi Serikat
Pekerja (Aspek) Indonesia Mirah Sumirat. "Aspek Indonesia sebagai federasi serikat pekerja
afiliasi KSPI mendukung penuh rencana KSPI yang akan melakukan mogok nasional secara
konstitusional untuk menolak penetapan UMP 2022 yang tidak manusiawi," ungkap Mirah melalui
keterangan tertulisnya, Rabu (17/11).
Mirah menyatakan penetapan kenaikan UMP 2022 berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP)
Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan, yang merupakan turunan Undang-Undang (UU)
Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. UU ini sedari awal tidak menguntungkan buruh,
(kompas)
687

