Page 111 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 MARET 2020
P. 111
"Pemerintah seolah-olah ngasih sesuatu yang baru, yang namanya jaminan
kehilangan pekerjaan (JKP). Itu mah akal-akalan pemerintah," kata Said Iqbal dalam
jumpa pers di Hotel San Pacific, Jalan MH Thamrin, Jalarta Pusat, Rabu (11/3).
Dalam omnibus law RUU Ciptaker, Said Iqbal menyebutkan, uang pesangon buruh
akan dikurangi 15 persen. Kemudian, uang pengahargaan atau prestasi selama
masa kerja juga diturunkan.
"Secara bersamaan kita, anda, saya, kami, siapa pun yang bekerja, punya perintah
kerja, punya hubungan kerja, kita semua terancam," lanjut Said Iqbal.
Said melanjutkan, terdapat beberapa dampak yang akan dirasakan buruh jika beleid
ini disahkan.Pertama, buruh akan menanggung sendiri uang pesangonnya, karena
sistemnya sudah diubah menjadi JKP. Kedua, kepastian waktu kerja buruh juga
tidak jelas karena perusahan bisa seenaknya memecat karyawan tanpa harus
membayar uang pesangon.
"Kalau dulu pesangon yang bayar siapa? Udah pasti pengusaha, buruh tinggal
terima. Kalau jaminan kehilangan pekerjaan (JKP) buruh yang bayar iuran. Masak
kita membayar diri kita sendiri yang dipecat," demikian Said Iqbal.
EDITOR: DIKI TRIANTO Tag: OMNIBUS LAW RUU CIPTAKER KSPI.
Page 110 of 175.

