Page 112 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 MARET 2020
P. 112
Title DINILAI RUGIKAN BURUH, RAJAM TOLAK OMNIBUS LAW
Media Name gatra.com
Pub. Date 11 Maret 2020
Page/URL https://www.gatra.com/detail/news/471806/hukum/dinilai-rugikan-buruh-r ajam-tolak-
omnibus-law
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Semarang, Ribuan masas aksi yang menamakan dirinya Rakyat Jawa Tengah
Melawan (RAJAM) melakukan aksi demo menolak usulan Rancangan Undang
Undang Omnibus Law di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)
Jawa Tengah, Jalan Pahlawan Kota Semarang, Rabu (11/9).
Berdasarkan pantuan ribuan massa demo bergerak dari Mangkang dan melakukan
long march hingga kantor DPRD Jawa Tengah sembari melontarkan yel-yel dan
orasi perjuangan.
Koordinator Umum Aksi, Deni mengatakan aksi ini merupakan sebuah bentuk protes
atas munculnya RUU Cipta Kerja Omnibus Law yang dirasa merugikan buruh di
Indonesia.
"Hari ini kami dari serikat buruh se Jawa Tengah, petani, nelayan, NGO, dan
mahasiswa. Semuanya bersatu menolak adanya RUU Omnibus Law yang merugikan
kami, merugikan rakayat Indonesia, dan merugikan anak cucu kami nantinya,"
ujarnya berapi-api.
Ia menilai, penyusunan draft RUU Cilaka hanya akan merugikan rakyat Indonesia,
karena tidak melibatkan masyarakat dan kaum buruh dalam prosesnya.
"Omnibus Law hanya akan semakin menyengsarakan kita, hanya akan
memperparah kerusakan lingkungan di Indonesia. Omnibus Law disusun hanya
untuk menguntungkan pemodal dan pengusah pengusaha besar, bukan rakyat biasa
seperti kami," tegasnya.
Ia menyesalkan sikap pemerintah yang dirasa seperti mengorbankan rakyatnya
sendiri lewat RUU ini. Sebab, RUU ini memang bertujuan untuk menarik para
investor agar mau menanamkan uangnya di Indonesia.
"Kami tidak alergi dengan investasi. Tapi jangan sampai mengorbakan rakyat sendiri
hanya demi para investor. Jangan sampai merampas hak hak buruh, petani,
nelayan, hingga jurnalis lewat RUU ini," tegasnya sekali lagi.
Reporter: Intan Alliva Khansa Editor: Ade Lukmono.
Page 111 of 175.

