Page 134 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 MARET 2020
P. 134

Title          MASSA PENOLAK OMNIBUS LAW DI SEMARANG LONG MARCH 12 KILOMETER
               Media Name     tempo.co
               Pub. Date      11 Maret 2020
               Page/URL       https://nasional.tempo.co/read/1318402/massa-penolak-omnibus-law-di-se marang-long-
                              march-12-kilometer
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative
















               Semarang  - Massa penolak  Omnibus Law  Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja
               di Kota Semarang melakukan long march sejauh 12 kilometer pada Rabu, 11 Maret
               2020. Mereka memulai aksi dari Teman Lele Kecamatan Tugu menuju Kantor
               Gubernur Jawa Tengah di Jalan Pahlawan Kota Semarang.

               Long march tersebut dikawal aparat kepolisian hingga depan gubernuran. Massa
               yang menamakan diri Rakyat Jawa Tengah Melawan atau Rajam itu terdiri dari
               organisasi buruh, mahasiswa, dan masyarakat sipil.


               Di depan gubernuran, perwakilan massa berorasi secara bergantian di atas mobil
               komando. Mereka menilai banyak poin di RUU Cipta Kerja yang tak berpihak kepada
               rakyat. Mereka meminta pembahasan RUU itu tak dilanjutkan. "Hentikan
               pembahasan omnibus law," kata perwakilan massa, Mulyono.

               Dia menyoroti aturan dalam omnibus law tentang ketenagakerjaan. Menurut
               Mulyono, banyak aturan yang melemahkan buruh, misalnya untuk berserikat,
               penghapusan cuti, pengurangan pesangon. "Selama ini belum ada omnibus law saja
               banyak perusahaan yang melanggar," ucap dia.

               Didik Armansyah dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Negeri Semarang
               menyebutkan, mahasiswa turut menolak karena menilai omnibus law mengancam
               nasib orang tua mereka yang sebagian adalah buruh. Menurutnya, mahasiswa
               ketika lulus juga akan terjun ke dunia kerja dan bakal merasakan imbas omnibus
               law.


               Didik menyebut, mereka akan mengawal hingga RUU ini dibatalkan. "Ini aksi
               pemanasan. Aksi yang lebih besar nanti tanggal 23 Maret," kata dia. "Sekarang
               kuliah sudah mahal. Akan makin susah untuk mengenyam pendidikan tinggi."  Didik
               juga menyoroti kelangsungan kelestarian lingkungan yang bakal terancam melalui
               omnibus law. "Dalihnya mempermudah investasi tanpa memperhatikan analisis
               dampak mengenai lingkungan," ucapnya..







                                                      Page 133 of 175.
   129   130   131   132   133   134   135   136   137   138   139