Page 138 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 MARET 2020
P. 138

Langkah ASPATAKI yang mengajukan uji materi Pasal 54 ayat (1) huruf (a) dan
               huruf (b) dan Pasal 82 huruf (a) serta Pasal 85 huruf (a) UU Nomor 18 Tahun 2017
               ini adalah lantaran ingin mendapatkan kepastian hukum.


               "Karena pasal 54 itu tidak serta merta dikenakan pada Perusahaan Penempatan
               Pekerja Migran Indonesia yang telah mendapatkan izin, tapi kepada perorangan
               yang perorangan atau badan hukum yang ingin mendapatkan izin baru, ini ada
               kesalahan yang cukup fatal dan merugikan konstitusi anggota kami," tegas Ketua
               Umum ASPATAKI, Saiful Mashud.

               Tak hanya itu, Saiful Mashud mengaku juga akan bersurat ke DPR RI dan
               Pemerintah agar segera membuat Undang Undang tentang Penempatan ke luar
               negeri sebagai amanat pasal 33 dan 34 UU 13/2003.

               "Sementara UU No 39/2004 tentang Pelindungan dan Penempatan Tenaga Kerja
               Indonesia yang dianggap Sebagai UU pelaksanaan atas UU No 13/2003 telah
               disebutkan dengan jelas dalam pasal 89 UU 18/2017 bahwa UU 39/2004 dianggap
               tidak berlaku, sehingga wajar muncul kegaduhan, bahkan nyaris UU 18/2017 tidak
               dapat dilaksanakan oleh pemerintah, 42 LTSA tidak berfungsi sesuai peruntukkanya,
               Pelaksanaan Pelatihan oleh Pemerintah (pasal 39, 40, 41) tidak dapat dilaksanakan
               karena UU tentang Penempatan ke luar negeri sebagai perintah pasal 33 dan 34 UU
               No 13/2017 hingga saat ini belum dibuat oleh DPR kita, dan UU 18/2017 adalah
               Undang Undang Pelindungan," jelas Saiful.

               [rhm].











































                                                      Page 137 of 175.
   133   134   135   136   137   138   139   140   141   142   143