Page 136 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 MARET 2020
P. 136
"Ya memang ada yang mengatakan bahwa ini bukan urusan saya, tapi mereka kan
demonya ke saya. Makanya saya usul, lebih baik kita duduk bersama. Nanti konsep,
draft atau tulisan terkait masing-masing bisa disampaikan ke saya dan akan saya
lanjutkan ke pusat, apakah ke Presiden, Kementerian Tenaga Kerja atau lainnya,"
ucap dia.
Ganjar mengatakan, boleh-boleh saja masyarakat tak setuju dengan Omnibus Law.
Namun, ketidaksetujuan itu harus disampaikan dengan opini yang baik dan sesuai
dengan argumentasi yang mendukung.
"Semua harus berawal dari membedah pasal-pasal Omnibus Law agar clear , mana
yang ditolak, mana yang harus diperbaiki dan lainnya. Sebenarnya saya hanya
butuh daftar isian masalahnya seperti apa," tegasnya.
Ganjar saat ini sudah menghubungi beberapa kelompok, baik buruh, pengusaha dan
lainnya untuk berembug membedah Omnibus Law. Tujuannya agar jelas, masalah
apa yang ada dan bagaimana solusinya.
Masing-masing stakeholders perekonomian Jateng telah ia minta membedah
Omnibus Law. Ia minta untuk ditulis secara komprehensif pasal mana yang
keberatan dan perbaikannya bagaimana.
Setelah siap, Ganjar akan mengumpulkan semuanya untuk membahas bersama-
sama. Hasilnya akan menjadi draft usulan Jateng kepada Presiden Jokowi.
Page 135 of 175.

