Page 93 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 MARET 2020
P. 93
Title SERIKAT BURUH PENDUKUNG JOKOWI TOLAK OMNIBUS LAW CIPTA KERJA
Media Name cnnindonesia.com
Pub. Date 11 Maret 2020
Page/URL https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200311155759-32-482519/serikat -buruh-
pendukung-jokowi-tolak-omnibus-law-cipta-kerja
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Jakarta - Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) menolak
rancangan undang-undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja. KSBSI merupakan
pendukung Joko Widodo pada Pilpres 2014 dan Pilpres 2019.
Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban mengatakan RUU tersebut terlampau merugikan
pekerja. KSBSI akan memutuskan untuk turun ke jalan menolak draf RUU yang
dirumuskan pemerintahan periode kedua Jokowi itu.
"Kami ini pendukung Jokowi dua periode, tetapi bukan berarti kalau kita mendukung
beliau tidak boleh mengkritik. Kita harus kritik kebijakan yang dibuat tidak pro
dengan kita," kata Elly dalam jumpa pers di Hotel Sari Pacific, Jakarta, Rabu (11/3).
Menurut Elly, ada tiga alasan KSBSI menolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja.
Pertama, mereka menilai RUU itu bertentangan dengan amanat pasal 27 ayat 2 dan
pasal 28 D UUD 1945.
Menurutnya, pemerintah dimandatkan untuk menjamin hak setiap warga negara
atas pekerjaan dan penghidupan yang layak. Amanat itu dilanggar dengan
penghapusan upah minimum di tingkat kabupaten/kota dan pesangon.
Kedua, RUU itu dinilai membahayakan nasib pekerja dengan sistem kontrak baru.
RUU Omnibus Law Cipta Kerja tak membatasi masa kontrak yang diberlakukan
perusahaan kepada para pekerjanya.
Ketiga, KSBSI menilai perumusan RUU itu menyalahi peraturan perundang-
undangan. Sebab pihak pekerja tidak dilibatkan dalam perumusan. Pemerintah baru
melibatkan serikat buruh secara sepihak saat draf itu telah diserahkan ke DPR.
"Kami merasa dijebak untuk mendelegitimasi bahwa serikat buruh mendukung RUU
ini dengan masuknya kita ke tim, dan kita ramai-ramai di sana," ungkap Elly.
Kendati demikian, Elly masih menaruh harapan kepada Jokowi. Dia yakin
pemerintah akan mencabut RUU Omnibus Law Cipta Kerja. Oleh karenanya, ia
mengusahakan hal itu dengan mengajak para buruh melakukan aksi unjuk rasa
pada 23 Maret 2020.
Page 92 of 175.

