Page 380 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 APRIL 2021
P. 380

Dalam  keterangan  tersebut,  para  pekerja  menyebut  perusahaan  mengeluarkan  sejumlah
              kebijakan dengan alasan pandemi Covid-19 pada April 2020. Di antaranya seperti pemotongan
              upah dan hold upah, membayar THR tidak sesuai dengan ketentuan Perjanjian Kerja Bersama
              (PKB) KFC, serta menunda pembayaran upah lembur buruh.

              Akibat dari kebijakan ini, para pegawai KFC disebut mendapatkan upah jauh di bawah Upah
              Minimum Kota/Kabupaten (UMK) yang berlaku pada tahun 2020. Menurut para pekerja, berbagai
              kebijakan ini juga dilakukan tanpa persetujuan buruh dan merupakan bentuk pelanggaran pada
              UU Ketenagakerjaan.

              Tak sampai di situ, para pekerja menyebut perusahaan juga mengeluarkan kebijakan penundaan
              pembayaran tunjangan kelahiran, kematian, pernikahan, dan penghargaan masa kerja. Padahal,
              kebijakan ini sudah dituangkan dalam PKB.

              Berbagai situasi ini, kata mereka, telah dialami seluruh pekerja KFC dengan durasi waktu hampir
              setahun sejak pandemi Covid-19. "Hingga hari ini belum ada kejelasan, kapan semua ini akan
              dibayarkan oleh pengusaha kepada pekerja," tulis para pekerja di SPBI ini.


























































                                                           379
   375   376   377   378   379   380   381   382   383   384   385