Page 441 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 APRIL 2021
P. 441

TANGGAPI SE MENAKER TENTANG THR, PEMKAB MALANG KEDEPANKAN
              MUSYAWARAH
              MALANGVOICE  -  Pemkab  Malang  Tanggapi  Surat  Edaran  (SE)  Nomor  M/6/HK.04/IV/2021
              tentang  Pelaksanaan  Pemberian  Tunjangan  Hari  Raya  (THR)  Keagamaan  Tahun  2021  bagi
              Pekerja/Buruh  di  Perusahaan  yang  diterbitkan  oleh  Menteri  Ketenagakerjaan  (Menaker),  Ida
              Fauziyah.

              Pemerintah  Kabupaten  (Pemkab)  Malang  lebih  memilih  untuk  menciptakan  zero  conflict  di
              hubungan industrial yang ada di Kabupaten Malang.

              "Kita langsung tanggapi SE itu, kita langsung menggelar rapat koordinasi dengan perusahaan-
              perusahaan  yang  tahun  lalu  bergejolak  tentang  pembayaran  THR  bagi  karyawan,  kita
              kedepankan  musyawarah  dulu,"  ucap  Kepala  Dinas  Tenagakerja  (Disnaker)  Pemkab  Malang,
              Yoyok Wardoyo, saat dihubungi, Selasa (13/4).

              Menurut Yoyok, mengacu pada SE tersebut pemberian THR Keagamaan merupakan kewajiban
              yang  harus  dilaksanakan  oleh  pengusaha  kepada  pekerja/buruh,  agar  dapat  memenuhi
              kebutuhan pekerja/buruh dan keluarganya.

              "SE  itu  upaya  pemerintah  untuk  pemulihan  ekonomi  nasional,  untuk  mengantisipasi  adanya
              gejolak,  maka  mereka  kita  ajak  ngobrol  (musyawarah)  sebagai  bentuk  antisipasi  meredam
              kemungkinan gejolak yang ada terkait pemberian THR," jelasnya.

              Sebab,  lanjut  Yoyok,  dirinya  menginginkan  hubungan  industrial  di  Kabupaten  Malang  tetap
              harmonis, dan iklim kondusivitas tetap terjaga, meski di masa pandemi ini yang kondisinya serba
              sulit.

              "Saya  imbau  pada  pengusaha  dan  pekerja  agar  membuat  kesepakatan  dalam  strategi
              pembayaran THR," tegasnya.

              Akan  tetapi,  tambah  Yoyok,  jika  tidak  memungkinkan  pembayaran  secara  kontan,  maka
              pembayaran dapat dilakukan secara periodik sesuai kesepakatan bersama.

              "Tentukan strategi agar THR tidak dicicil. Nah ini management harus mengantisipasinya. Misal
              THR dicicil, tidak apa-apa asal sesuai dengan kesepakatan," terangnya.

              Meski  begitu,  Yoyok  menegaskan,  manajemen  harus  mengantisipasi  kemungkinan  timbulnya
              gejolak  yang  akan  datang.  Jika  kesepakatan  antara  kedua  belah  pihak  gagal  maka  wajib
              melaporkan kepada pihak kepolisian agar difasilitasi.

              "Kami kumpulkan para perwakilan perusahaan agar keamanan dan ketertiban masyarakat tetap
              terjaga," tandasnya.

              Sebagai  informasi,  dalam  SE  Nomor  M/6/HK.04/IV/2021  tersebut,  Menaker  menekankan
              pembayaran THR Keagamaan wajib dibayarkan paling lama 7 hari sebelum hari raya keagamaan
              pekerja/buruh yang bersangkutan.

              Dan  tentang  kesepakatan  mengenai  waktu  pembayaran  THR  keagamaan  tersebut  harus
              dipastikan tidak sampai menghilangkan kewajiban pengusaha untuk membayar THR keagamaan
              tahun  2021  kepada  pekerja/buruh  dengan  besaran  sesuai  ketentuan  peraturan  perundang-
              undangan.(der).






                                                           440
   436   437   438   439   440   441   442   443   444   445   446