Page 82 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 SEPTEMBER 2021
P. 82
silam, bahkan korban telah beranak cucu di negeri jiran tersebut, dengan sehari-hari bekerja
sebagai sopir perusahaan.
Yohannes Solo yang berasal dari Desa Nelelamadike, Kecamatan Ile Boleng ini menuturkan,
sebelum kejadian korban sempat menelepon anaknya agar tidak keluar rumah karena hujan
sedang deras yang mengakibatkan banjir di mana-mana.
Korban yang sedang berada di perusahaan tempatnya bekerja pun tertahan hujan deras, namun
tetap nekat pulang ke rumahnya bersama seorang rekannya berkewarganegaraan Malaysia
dengan menyeberangi sebuah sungai.
Ia menjelaskan, informasi yang diperoleh sebelum kejadian, korban nekat menyeberangi sungai
dengan kondisi jembatan yang rendah, sehingga tergenang air setelah melihat dua mobil lainnya
mampu melewatinya.
"Beliau (korban) ini nekat menyeberangkan mobilnya, karena melihat dua mobil lainnya bisa
melewati jembatan itu. Padahal air sungai semakin tinggi akibat hujan yang sangat deras pada
hari kejadian itu," ujar Yohannes Solo.
Tempat tinggal Yohannes Solo dengan korban cukup berjauhan, tetapi hampir tiap hari bertemu
karena lokasi tempat kerja yang berdekatan.
Pada hari kejadian tersebut, tim pencarian langsung melakukan penyusuran sungai tempat
kejadian, namun hanya menemukan mobilnya warna putih tersangkut pada tumpukan pasir.
"Mobil korban itu ditemukan pada hari itu, juga sudah tertimbun pasir di sungai," ujar Yohannes.
81

