Page 131 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 DESEMBER 2019
P. 131
Title PEMERINTAH-KADIN FINALISASI ATURAN KLASTER UPAH DAN PESANGON
Media Name republika.co.id
Pub. Date 13 Desember 2019
https://www.republika.co.id/berita/ekonomi/korporasi/19/12/13/q2fqgx38 3-
Page/URL
pemerintahkadin-finalisasi-aturan-klaster-upah-dan-pesangon
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Pemerintah akan segera mengajukan Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law
Cipta Lapangan ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Saat ini klaster ketenagakerjaan
seperti upah, pesangon, izin tenaga kerja dan lainnya dalam tahap pembahasan dengan
Kementerian Ketenagakerjaan.
Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menargetkan Rancangan
UU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja dapat diajukan ke DPR pada Januari 2020. "Soal
ketenagakerjaan masih dalam pembahasan dengan Menaker (Menaker Ida Fauziyah).
Isinya terkait tentu izin tenaga kerja, definisi jam kerja, pekerjaan yang fleksibel, prinsip
hiring (perekrutan) dan firing (pemecatan), teknisnya masih sama Kemenaker, belum
final," ujarnya Kamis malam (12/12).
Selain klaster ketenagakerjaan yang masih dibahas, pemerintah akan mengatur 10
klaster lainnya dalam Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja. Adapun total 11 klaster itu
antara lain Penyederhanaan Perizinan, Persyaratan Investasi, Ketenagakerjaan,
Kemudahan, Pemberdayaan, dan Perlindungan UMK-M, Kemudahan Berusaha,
Dukungan Riset dan Inovasi, Administrasi Pemerintahan, Pengenaan Sanksi, Pengadaan
Lahan, Investasi dan Proyek Pemerintah, dan Kawasan Ekonomi.
Sementara Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia sekaligus Ketua Satuan
Tugas Omnibus Law Rosan Roslani menambahkan klaster tentang ketenagakerjaan
memang tidak dibahas.
"Memang dari pembahasan tadi soal ketenagakerjaan belum dibahas karena belum
rampung oleh Kemenaker. Ini masih bisa berubah dan belum final jadi tadi tidak
dibahas untuk untuk ketenagakerjaan tadi," ucapnya.
Menurut Rosan aspek-aspek ketenagakerjaan yang akan masuk dalam Omnibus Law
akan rampung pada sepakan ke depan. "Tapi saya belum bisa ngomong, belum final
soalnya. Tapi pekan depan (tenggang waktunya)," ucapnya.
Sebagai Ketua Kadin, pihaknya berharap kepentingan pekerja dan juga dunia usaha
dapat terakomodir dalam klaster ketenagakerjaan ini. "Tentunya ya bagaimana satu sisi
kepentingan dari tenaga kerja itu terwadahi dan juga dari dunia usaha keinginanya
tercapai, memang kita sedang mencari jalan tengahnya," ucapnya.
Page 130 of 176.

