Page 40 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 DESEMBER 2019
P. 40
kebingungan membedakan antara BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan.
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto mengungkapkan, pihaknya
ingin membentuk image baru kepada masyarakat mengenai keberadaan jaminan
sosial ketenagakerjaan.
"Selama ini masyarakat sering rancu antara BPJS Kesehatan dan BPJS
Ketenagakerjaan. Jika mendengar kata BPJS asosiasi yang terbentuk di masyarakat
adalah BPJS Kesehatan. Oleh karena itu untuk memudahkan membedakan, maka
diberikan nama panggilan BP Jamsostek," paparnya kepada Liputan6.com, Minggu
(15/12/2019).
Senada, Pengamat Ketenagakerjaan Payman Simanjuntak mengutarakan,
perubahan ini hanya terkait penggantian nama panggilan saja. Adapun sesuai
aturan, mereka tetap memakai nama BPJS Ketenagakerjaan.
"Di Undang-undangnya disebut BPJS Ketenagakerjaan. Tetapi mungkin orang sudah
biasa mendengar PT Jamsostek, jadi BP Jamsostek," kata Payman kepada
Liputan6.com.
Dia menganggap penamaan Jamsostek sudah lebih lama melekat di benak
masyarakat terkait pelayanan jaminan sosial ketenagakerjaan ketimbang BPJS
Ketenagakerjaan.
"Betul, karena kita sudah terbiasa dengan Jamsostek. Kantor-kantornya juga
demikian. Kalau BPJS Kesehatan sekarang sudah terbiasa di rumah sakit yang
melayani sebutan BPJS atau Non-BPJS," tuturnya.
Page 39 of 176.

