Page 44 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 31 DESEMBER 2019
P. 44

Title          SEDERET KEKHAWATIRAN SERIKAT PEKERJA TERHADAP OMNIBUS LAW JOKOWI
               Media Name     kompas.com
               Pub. Date      30 Desember 2019
                              https://money.kompas.com/read/2019/12/30/115458526/sederet-kekhawatira n-serikat-
               Page/URL
                              pekerja-terhadap-omnibus-law-jokowi
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative













               Serikat pekerja mengungkapkan sederet kekhawatiran terhadap omnibus law RUU
               Cipta Lapangan Kerja yang sedang dirancang oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

               Omnibus law dirancang pemerintah dengan meleburkan 1.194 pasal di 82 UU
               menjadi satu undang-undang yakni UU Cipta Lapangan Kerja. Salah satunya yakni
               UU Ketenagakerjaan.

               Hal inilah yang mengusik serikat pekerja. Lantas apa saja yang dikhawatirkan
               serikat pekerja? berikut daftarnya:

               1. Menghilangkan Upah minimum

               Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyebut
               Omnibus Law akan hilangkan upah minimum. Hal ini disampaikan Said melalui
               siaran media yang diterima Kompas.com, Senin (30/12/2019).

               "Omnibus Law bukan cara terbaik untuk meningkatkan investasi dan menciptakan
               lapangan kerja," kata Said.

               Sebaliknya, ia menilai omnibus law hanya akan menghancurkan kesejahteraan para
               pekerja.

               Said mengatakan, berdasarkan pernyataan Menteri Koordinator Perekonomian dan
               Menteri Ketenagakerjaan, omnibus law dikhawatirkan menghilangkan upah
               minimum.

               "Dampak terburuk yang secara langsung dirasakan buruh adalah hilangnya upah
               minimum. Hal ini, terlihat, dari keinginan pemerintah yang hendak menerapkan
               sistem upah per jam," kata Said.

               Serikat pekerja khawatir, pekerja yang bekerja kurang dari 40 jam seminggu, maka
               upahnya otomatis akan di bawah upah minimum.

               Belum lagi ketika pekerja sakit, menjalankan ibadah sesuai kewajiban agamanya,



                                                       Page 43 of 125.
   39   40   41   42   43   44   45   46   47   48   49