Page 56 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 FEBRUARI 2020
P. 56
Title TETEN: OMNIBUS LAW CIPTA LAPANGAN KERJA DUKUNG UMKM
Media Name jateng.antaranews.com
Pub. Date 02 Februari 2020
https://jateng.antaranews.com/berita/288867/teten-omnibus-law-cipta-la pangan-kerja-
Page/URL
dukung-umkm
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Solo - Menteri Koperasi (Menkop) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) RI Teten
Masduki menyatakan RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja akan mempermudah
tumbuh kembang UMKM salah satunya dari sisi pengupahan.
"Omnibus Law ini akan memberikan dampak positif bagi UMKM. Pertama soal
kebijakan pengupahan karena pada aturan ini untuk kebijakan pengupahan UMKM
dikecualikan dari upah minimum dan lainnya, artinya nanti UMKM akan lebih
kompetitif dibandingkan dengan usaha besar," katanya di Solo, Jawa Tengah,
Minggu.
Bahkan, dikatakannya, kebijakan ini akan mampu mendorong kemitraan atau usaha
besar dengan melakukan subcontracting dengan koperasi atau UMKM.
"Pada subcontracting ini artinya perusahaan besar membagi produksinya ke
UMKM lain. Di sisi lain peluang ini harus ditangkap oleh para UMKM untuk
meningkatkan kapasitas produksinya," katanya.
Ia mengatakan dengan berlakunya Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja, industri
yang sebelumnya aktif bergerak dari satu daerah ke daerah lain karena mencari
upah tenaga kerja yang lebih murah, nantinya tidak lagi demikian karena lebih
memilih bermitra dengan UMKM.
Sementara itu, mengenai kemungkinan terjadinya upah UMKM di bawah standar
karena pengecualian tersebut, menurut dia, tergantung kesepakatan antara pekerja
dengan pemilik usaha.
"Dikecualikan ini tidak harus sama dengan yang normal, mengenai kemungkinan
nantinya upah di bawah standar itu tergantung dari kesepakatan," katanya.
Ia mengambil contoh adanya perusahaan garmen yang pekerjaan rajutnya
dikerjakan di perumahan orang per orang. Ia mengatakan satu hal yang dilupakan
adalah hak buruh menjadi tidak terlindungi.
"Maka kami ingin masyarakat industri perumahan berkoperasi sehingga terjalin
hubungan subcontracting yang lebih formal, yang lebih sejahtera, dan lebih
melindungi hak-hak pekerja," katanya.
Page 55 of 186.

