Page 125 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JANUARI 2020
P. 125

Title          BP JAMSOSTEK RESPONS VONIS PERUSAHAAN PENUNGGAK IURAN
               Media Name     cnnindonesia.com
               Pub. Date      22 Januari 2020
                              https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20200122192705-83-467804/bp-jamso stek-
               Page/URL
                              respons-vonis-perusahaan-penunggak-iuran
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive




               Jakarta - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau
               menjatuhkan vonis hukuman pidana kurungan selama 4 bulan kepada dua direksi
               PT Kawasan Dinamika Harmonitama karena terbukti bersalah tak membayar
               kewajiban ke BP Jamsostek. Dalam putusan, Indra Gunawan dan Direktur M Yusuf
               terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah sebagaimana diatur dan diancam
               pidana dalam Pasal 55 Jo Pasal 19 Ayat (2) Undang Undang Nomor 24 Tahun 2011
               Tentang BPJS Jo Pasal 55 Ayat (1). Deputi Direktur BPJamsostek Wilayah
               Sumbarriau Pepen S Almas menjelaskan perusahaan menunggak iuran sejak
               November 2018-Juni 2019 dengan total iuran dan denda Rp432,90 juta.
               Sebelumnya, BP Jamsostek sudah memberitahukan dengan SMS, Surat
               Pemberitahuan Piutang Iuran dan pembinaan terkait tunggakan perusahaan.

               "Kemudian Penyidik Pegawai Negeri Sipil Naker memproses Nota 1 dan Nota 2 dan
               BPJAMSOSTEK mengirimkan Surat Kuasa Khusus ke Kejaksaan Karimun. Selanjutnya
               pada Juli 2019, dilakukan gelar perkara oleh PPNS Naker, Koordinator Pengawas
               dan Penyidik Polres Karimun, dan kemudian dilanjutkan proses penyidikan, hingga
               berakhir di pengadilan," kata Pepen dalam keterangannya, Rabu (22/1).

               Sementara itu, Pegawai PPNS Provinsi Kepulauan Riau Wilayah Kerja Karimun, RD
               Riaiswety Alismangun menegaskan hasil sidang PN Tanjung Balai Karimun pada 20
               Januari lalu itu membuka mata kepada para pemberi kerja dan pekerja, bahwa
               penunggakan iuran berdampak pidana.

               Merugikan Pekerja Direktur Kepesertaan BP Jamsostek E Ilyas Lubis, mengingatkan
               bahwa ketidakpatuhan perusahaan dalam membayar iuran akan merugikan para
               pekerja. Hal itu, sambungnya, karena merampas hak pekerja untuk dilindungi.

               "Tunggakan iuran akan berdampak otomatis hilangnya semua manfaat perlindungan
               BPJamsostek kepada pekerja pada perusahaan nakal tersebut. Jika hal itu terjadi,
               perusahaan berkewajiban untuk memenuhi seluruh manfaat perlindungan seperti
               yang diselenggarakan oleh BPJamsostek," kata Ilyas.

               Namun Ilyas juga menjelaskan jajarannya pasti mengutamakan pendekatan
               persuasif sesuai prosedur dalam menghadapi perusahaan nakal.

               "Tapi jika perusahaannya masih membandel, tentu saja dilanjutkan ke jalur hukum
               sebagai langkah terakhir," katanya.
               (asa).





                                                      Page 124 of 152.
   120   121   122   123   124   125   126   127   128   129   130