Page 145 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JANUARI 2020
P. 145
Title DPR MINTA OMNIBUS LAW JANGAN HANYA JADI SURGA UNTUK INVESTOR
Media Name fajar.co.id
Pub. Date 22 Januari 2020
https://fajar.co.id/2020/01/22/dpr-minta-omnibus-law-jangan-hanya-jadi -surga-untuk-
Page/URL
investor/
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Pemerintah akan membuat UU Omnibus Law. Salah satu tujuan utamanya adalah
untuk memperbaiki iklim investasi. Karena itu, untuk tahap awal prioritas
pemerintah adalah RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja dan Sistem Perpajakan.
RUU ini ditargetkan tuntas pembahasannya dalam 100 hari ke depan, meski hingga
saat ini drafnya belum disampaikan ke DPR.
Anggota Komisi IX DPR Anwar Hafid mengatakan, berdasarkan rapat Komisi IX DPR
dengan sejumlah perwakilan buruh, beberapa waktu lalu, para serikat buruh
menghawatirkan adanya UU Omnibus Law ini akan merugikan para pekerja. Di
antaranya mengenai aturan soal pesangon jika buruh diberhentikan dari
pekerjaannya.
Kemudian soal tenaga kerja asing dan juga sistem outsourcing.
Dari berbagai diskusi yang dilakukan, Anwar menilai UU Cipta Lapangan kerja ini
lebih banyak berorientasi pada kemudahan berinvestasi. Padahal, menurutnya yang
harus diperhatikan adalah bagaimana UU ini bisa menjadi surga bagi semua orang,
baik bagi pemerintah, investor dan juga surga bagi buruh.
"Ini yang harus dicari. Kalau dalam draf yang beredar ini kan hanya menjadi surga
bagi investor, tapi mengebiri buruh. Kalau saya sih berharap suapaya UU Cipta
Lapangan Kerja ini bisa menciptakan surga bagi ketiganya," ujarnya di Kompleks
Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 22 Januari.
Politikus Partai Demokrat ini menambahkan, bagi pemerintah jika buruh
diperhatikan kesejahteraannya maka ke depan tidak ada lagi demo-demo buruh
seperti yang selama ini terjadi. Dia mencontohkan sistem perburuhan di Jepang
yang mengatur kepentingan buruh dan juga investor sehingga buruh merasa
memiliki perusahaannya.
Page 144 of 152.

