Page 82 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JANUARI 2020
P. 82

Title          PEMERINTAH 'KUCING-KUCINGAN' SUSUN OMNIBUS LAW?
               Media Name     detik.com
               Pub. Date      22 Januari 2020
                              https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/4868793/pemerintah-kuc ing-kucingan-
               Page/URL
                              susun-omnibus-law
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive










               Jakarta - Informasi yang simpang siur mengenai RUU Omnibus Law membuat
               banyak yang salah paham mengenai rincian beleid yang beredar. Ribuan buruh pun
               melakukan demonstrasi menyuarakan berbagai tuntutan khususnya pada RUU
               Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja alias 'Cilaka'.

               Lantas, benarkah pemerintah terkesan menutup-nutupi terkait substansi yang
               dibahas dalam RUU Omnibus Law? Menko Polhukam Mafhud MD buka suara terkait
               hal tersebut. Menurutnya, RUU Omnibus Law saat ini memang belum disampaikan
               ke publik dan masih terus dibahas. Namun dia memahami jika masih banyak yang
               belum mengerti mengenai Omnibus Law sendiri.

               "Nggak minim juga sebenarnya. Kan Presiden sudah sampaikan juga di pidato
               awalnya. Lalu rapat kabinet juga. Tapi kalau masih dirasa kurang, kan pembahasan
               masih dilanjutkan," katanya saat ditemui di acara Law & Regulation Outlook 2020 di
               Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Rabu (22/1/2020).

               DPR RI akan menggelar rapat paripurna untuk mengesahkan RUU yang masuk
               dalam program legislasi nasional (Prolegnas) prioritas 2020, termasuk omnibus law
               siang ini.

               "Nanti juga kan ada DIM (daftar inventarisasi masalah). Nanti kalau ada yang
               keberatan ya sampaikan. Itu masih bisa dibicarakan, yang penting omnibus law itu
               jalan," katanya.

               Sementara itu Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA)
               Yustinus Prastowo mengatakan, pemerintah memang sebaiknya terbuka mengenai
               penyusunan RUU Omnibus Law. Menurutnya ada banyak hal dalam Omnibus Law
               yang memang belum dipahami oleh masyarakat.

               "Pemerintah tidak perlu tertutup soal ini. Justru hatus terbuka soal diskursusnya.
               Kenapa buruh demo, karena tidak paham paradigmanya. Padahal ini bagus
               paradigmanya. Sayangnya tidak terkomunikasikan dengan baik," ungkapnya dalam
               acara yang sama.

               (eds/ara) mahfud md omnibus law.



                                                       Page 81 of 152.
   77   78   79   80   81   82   83   84   85   86   87