Page 87 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JANUARI 2020
P. 87

dari masing-masing fraksi. Segala keberatan pun, menurut dia, bisa masuk di sana.

               Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sebelumnya memastikan Rancangan
               Undang-Undang (RUU) Cipta Lapangan Kerja masih dalam tahap finalisasi.
               Sehingga, apabila ada draf RUU yang beredar dan dijadikan sumber pemberitaan,
               Kementerian memastikan dokumen itu bukan dari pemerintah.

               "Tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," kata Sekretaris Kemenko
               Perekonomian, Susiwijono, dalam keterangan di Jakarta, Rabu, 22 Januari 2020.

               Susi memastikan, pemerintah tidak pernah menyebarluaskan draf RUU ini sampai
               proses pembahasan selesai. Saat ini, pemerintah tengah merancang UU Sapu Jagat
               alias Omnibus Law. Dalam proses ini, tersebar draf RUU berjudul "Penciptaan
               Lapangan Kerja". Padahal, RUU yang tengah disusun berjudul "Cipta Lapangan
               Kerja".

               Susiwijono mengatakan, sesuai mekanisme penyusunan UU, pemerintah sudah
               merampungkan substansi RUU Cipta Lapangan Kerja. Rancangan ini juga telah telah
               diusulkan pemerintah kepada Badan Legislasi Nasional DPR RI untuk dicantumkan
               dalam Program Legislasi Nasional atau Prolegnas.

               Berdasarkan informasi jadwal sidang di DPR, hari ini DPR pun akan menetapkan
               Daftar Prolegnas Prioritas Tahun 2020. Setelah masuk Prolegnas, Pemerintah segera
               menyiapkan Surat Presiden (Surpres) kepada Ketua DPR.

               Kemudian, presiden akan menyampaikan Surpres tersebut kepada Ketua DPR,
               berikut draft Naskah Akademik dari RUU Cipta Lapangan Kerja. Namun sampai saat
               ini, Surpres tentang Omnibus Law ini belum disampaikan.




































                                                       Page 86 of 152.
   82   83   84   85   86   87   88   89   90   91   92