Page 165 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MEI 2020
P. 165

Title          KEMENAKER CATAT ADA 587 PEKERJA MIGRAN INDONESIA TERPAPAR COVID-19
               Media Name     kontan.co.id
               Pub. Date      10 Mei 2020
                              https://nasional.kontan.co.id/news/kemenaker-catat-ada-587-pekerja-mig ran-indonesia-
               Page/URL
                              terpapar-covid-19
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive















               Reporter:  Lidya Yuniartha  | Editor:  Noverius Laoli  - JAKARTA  . Kementerian
               Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat terdapat 587 Pekerja Migran Indonesia
               (PMI) yang terpapar Covid-19.

               Data tersebut didapatkan dari laporan para 12 Atase Ketenagakerjaan (Atnaker) di
               11 negara penempatan yakni Burnei Darussalam, Hongkong, Korsel, Malaysia,
               Singapura, Taiwan, Arab Saudi (Riyadh dan Jeddah), Kuwait, Qatar, Uni Emirat Arab
               dan Yordania.


               Dari total PMI yang terpapar, PMI yang dinyatakan positif Covid-19 sebanyak 224
               orang, jumlah PMI yang masuk karantina sebanyak 353 orang dan jumlah PMI yang
               meninggal dunia sebanyak 10 orang.

               224 PMI yang positif Covid-19 ini paling banyak merupakan PMI di Malaysia dengan
               jumlah 108 orang, disusul Uni Emirat Arab sebanyak 40 orang, Arab Saudi sebanyak
               37 orang dengan rincian 22 orang di Riyadh dan 15 orang di Jeddah, Qatar 18
               orang, Kuwait 13 orang, Singapura 5 orang, Taiwan 2 orang, dan Brunei Darussalam
               1 orang.

               Sementara, jumlah 353 PMI yang masuk karantina berada di empat negara.
               Terbanyak di Korea sebanyak 173 orang, dan diikuti Qatar 91 orang, Arab Saudi 89
               orang, dan Kuwait 10 orang. Jumlah PMI yang meninggal sebanyak 10 orang
               berada di Jeddah.

               Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah meminta agar pemantauan terus dilakukan
               baik perkembangan situasi dan kondisi dari pandemi wabah Covid-19, termasuk
               pemantauan oleh para Atnaker di negara penempatan.

               Menurutnya, pemantauan ini bermanfaat untuk memutus mata rantai penyebaran
               Covid-19 dari luar negeri ke Indonesia.

               "Para Atase Naker saya minta waspada 24 jam, handphone jangan dimatikan, agar
               anak-anak kita bisa mengadu kapan pun. Ingat, orang sakit kan tidak kenal jam dan
               waktu. Jangan bosan memberi tahu anak-anak kita supaya 4 Jangan; Jangan mudik,



                                                      Page 164 of 313.
   160   161   162   163   164   165   166   167   168   169   170