Page 167 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MEI 2020
P. 167
Title KHOFIFAH: PERUSAHAAN WAJIB MEMBAYAR THR
Media Name kontan.co.id
Pub. Date 10 Mei 2020
Page/URL https://nasional.kontan.co.id/news/khofifah-perusahaan-wajib-membayar- thr
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Reporter: Barly Haliem | Editor: Markus Sumartomjon - JAKARTA.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meminta seluruh perusahaan di
Jawa Timur tidak lepas tangan terhadap kewajiban Tunjangan Hari Raya (THR)
kepada para buruh dan karyawan.
"Perusahaan wajib hukumnya memberikan THR kepada seluruh pekerja/buruh yang
masih aktif bekerja, dirumahkan, bahkan yang dalam proses PHK," ungkap Khofifah
di Gedung Negara Grahadi, dalam keterangan tertulis yang diterima Kontan.co.id,
Minggu (10/5).
Khofifah menjelaskan, pekerja dengan perjanjian kerja waktu tidak tertentu
(PKWTT) atau pekerja tetap dan mengalami PHK terhitung sejak 30 hari sebelum
hari raya keagamaan (PHK terhitung sejak 24 April) berhak menerima THR.
Sedangkan, pekerja dengan perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) namun
hubungan kerjanya berakhir sebelum hari raya keagamaan maka tidak
mendapatkan THR.
Terkait besarannya, diterangkan Khofifah bahwa pekerja atau buruh yang telah
mempunyai masa kerja 12 bulan atau setahun secara terus menerus atau lebih,
diberikan THR sebesar 1 bulan gaji. Sementara pekerja yang masa kerjanya kurang
dari 12 bulan, diberikan THR secara proporsional sesuai masa kerja.
Perhitungannya, masa kerja dikali 1 bulan gaji, kemudian dibagi 12 (bulan).
"THR sudah diatur dalam Permenaker No. 6/2016 dan harus dipatuhi seluruh
perusahaan/industri. Sesuai aturan, wajib dibayarkan pengusaha paling lambat
tujuh hari sebelum hari raya keagamaan," imbuhnya.
Jangan sampai perusahaan menggunakan alasan pandemi Covid-19 untuk tidak
melaksanakan kewajibannya. Mengingat THR merupakan hak bagi setiap pekerja.
Page 166 of 313.

