Page 292 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MEI 2020
P. 292
Title SOAL THR BOLEH DITUNDA, BURUH NILAI KAPABILITAS MENAKER RENDAH DALAM
LINDUNGI HAK KARYAWAN
Media Name kompas.com
Pub. Date 08 Mei 2020
https://nasional.kompas.com/read/2020/05/08/12144731/soal-thr-boleh-di tunda-buruh-
Page/URL
nilai-kapabilitas-menaker-rendah-dalam-lindungi
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Ketua Umum Federasi Buruh Lintas Pabrik (FBLP) Jumisih mengecam keras langkah
Menteri Ketenagakerjaan ( Menaker) Ida Fauziah yang memperbolehkan perusahaan
menunda pencairan Tunjangan Hari Raya ( THR) bagi karyawannya di tengah
pandemi Covid-19.
Menurut Jumisih, keputusan tersebut menunjukan rendahnya kapabilitas Menaker
dalam memayungi hak-hak pekerja.
"Hal ini bentuk rendahnya kapabilitas Menaker sebagai representasi negara yang
ditugasi untuk melindungi hak-hak buruh," ujar Jumisih dalam keterangan tertulis,
Jumat (8/5/2020).
Jumisih menilai keputusan itu juga memperlihatkan jika Menaker seolah-olah ingin
menunjukan mampu tampil sebagai penengah antara pengusaha dan buruh.
Namun, dari langkah itu justru Menaker tak mampu menekan perusahaan dalam
memenuhi hak-hak pekerjanya.
"Yang dilakukannya merupakan politik cuci tangan yang dikemas dengan alasan
pembenar yaitu kedaruratan Covid-19," tegas Jumisih.
Semestinya, kata dia, di tengah kedaruratan ini, buruh sebagai pihak yang tidak
menguasai sumber daya ekonomi yang harus menjadi prioritas.
Sebaliknya, Jumisih menyebut Kementerian Ketenagakerjaan di bawah
kepemimpinan Ida menjadi lembaga yang paling malas saat negara tengah
menghadapi pandemi.
"Menaker Ida Fauziyah hanya tengah mengajak kementerian yang dipimpinnya
menjadi lembaga yang malas di tengah kedaruratan ini," tegas dia.
Diberitakan sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah menerbitkan Surat
Edaran (SE) tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan
Tahun 2020 di Perusahaan dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-
19).
Page 291 of 313.

