Page 296 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MEI 2020
P. 296
Sebanyak 500 TKA asal China akan masuk di wilayah Sulawesi Tenggara secara
bertahap pekan ini.
Mereka rencananya bekerja di PT Virtue Dragon Nickel Industry dan PT Obsidian
Stainless Steel di Sulawesi Tenggara. Kedatangan para TKA asal China tersebut
telah disetujui oleh pemerintah pusat.
Namun di daerah, kedatangan para TKA ditolak oleh Gubernur Sultra dan Forum
Koordinasi Pimpinan Daerah Sultra termasuk DPRD Sultra, Damrem, Kapolda,
hingga pihak Imigrasi.
Penolakan dilakukan karena bertentangan dengan keadaan masyarakat Sultra yang
sedang berjuang melawan pandemi Covid-19.
Tak hanya itu, Gubernur Sultra Ali Mazi mengatakan masalah TKA pernah memicu
gejolak masyarakat, meskipun dilengkapi dengan dokumen bebas dari Covid-19
seperti yang terjadi beberapa waktu lalu, saat ada 46 TKA China yang masuk ke
wilayahnya.
Sementara itu, Dirjen Binapenta dan PKK Kementerian Ketenagakerjaan
(Kemenaker) Aris Wahyudi mengatakan, perusahaan yang akan mendatangkan 500
tenaga kerja asing (TKA) asal China sudah berupaya mencari pekerja lokal.
"Mereka sudah berusaha mencari tenaga kerja lokal Indonesia, namun tak ada yang
mau karena lokasi dan ketidakmampuan sesuai jumlah dan kualifikasi yang
dibutuhkan," ujar Aris kepada Kompas.com, Sabtu (2/5/2020).
Page 295 of 313.

